Tanda-tanda Orang Akan Bunuh Diri yang Perlu Kamu Ketahui

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Tanda-tanda Orang Akan Bunuh Diri yang Perlu Kamu Ketahui Sumber: American Psychological Assosiation

Winnetnews.com - Masyarakat dunia kembali dibuat kaget oleh kabar duka yang datang dari idol K-Pop. Mantan personel f(x) ditemukan meninggal dunia di rumahnya, di Seongnam, Korea Selatan, pada Senin (14/10) kemarin.

Pihak kepolisian yang menemukan jasad Sulli, menyatakan kalau penyanyi berusia 25 tahun itu meninggal karena bunuh diri. Idol dengan nama asli Choi Jin Ri ini diduga menderita depresi hingga akhirnya ia nekat untuk mengakhiri hidupnya.

Kejadian seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi pada musisi dunia. Beberapa musisi dunia lainnya pun juga memilih untuk mengakhiri hidupnya, dengan cara yang sama. Seperti Kurt Cobain, Chester Bennington, hingga Chris Cornell.

Lantaran tingginya angka bunuh diri ini, di mana setiap 40 detik sekali, terjadi kasus ini di seluruh dunia. Federasi kesehatan dunia WHO pun memilih tema Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun ini dengan ’40 Seconds of Action’. Dengan dipilihnya tema ini, WHO berharap masyarakat dunia dapat berkontribusi untuk mencegah terjadinya kasus bunuh diri.

Dilansir dari Pikiran Rakyat, kasus bunuh diri di Indonesia pun memiliki jumlah yang tinggi, yakni 10.000. Bunuh diri dikatakan sebagai penyebab utama kedua kematian pada kelompok usia 15-29 tahun.

“Ironisnya hanya 9 persen pasien depresi yang menjalani pengobatan medis,” kata Psikiater Teddy Hidayat.

Faktor-faktor yang memicu seseorang ingin melakukan tindakan bunuh diri dan menyebabkan depresi antara lain, menjadi korban bully, pernah mengalami pelecehan seksual, hingga faktor sosial dan ekonomi yang dapat membuat orang tersebut menjadi tertekan.

Orang-orang yang hendak melakukan bunuh diri biasanya akan menunjukkan tanda-tanda yang dapat disadari oleh orang terdekat, agar dapat mencegah terjadinya tindakan bunuh diri. Seperti sering membicarakan tentang kematian, menyakiti diri sendiri, mengancam ingin bunuh diri, hingga akhirnya mencari cara untuk mengakhiri hidupnya.

Saat ada orang terdekat yang menunjukkan tanda-tanda tersebut, kamu sebaiknya memberikan perhatian ekstra kepadanya, dengan mengajaknya mengobrol ataupun pergi konsultasi ke dokter. Jika membutuhkan pertolongan dari ahli, kamu bisa menghubungi Halo Kementerian Kesehatan (1500-567), International Wellbeing Center (0812-905-29034), atau Pecengahan Bunuh Diri Jakarta (021 – 7256526, 021 – 7257826, 021 – 7221810).

Apa Reaksi Kamu?