Tanggapan Kubu Lorenzo Atas Mantan Sponsornya

Tanggapan Kubu Lorenzo Atas Mantan Sponsornya

WinNetNews.com - Kerjasama antara juara bertahan MotoGP Jorge Lorenzo dan perusahaan jam tangan Italia Sector No Limits memang sudah berakhir. Namun, tampaknya hubungan kedua pihak kini menemui keretakan.

Pada awal November silam, Sector mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mensponsori pebalap Yamaha itu setelah musim 2015 berakhir. Sector beralasan, adanya kejadian-kejadian kontroversial dalam perebutan titel juara dunia tidak lagi mencerminkan nilai-nilai dari mereka.

"Sector No Limits selalu menjadi ungkapan dari nilai-nilai , tantangan, kompetisi yang sehat dan integritas," bunyi pernyataan resmi Sector. "[Nilai-nilai] ini tidak selaras dengan kejadian-kejadian yang sudah terjadi belakangan sebagai bagian dari kejuaraan dunia MotoGP."

Pernyataan Sector tersebut ditanggapi dingin oleh kubu Lorenzo. Menurut mereka Sector mengambil keuntungan dari kejadian itu untuk mendongrak pamor. Apalagi, Sector dan Lorenzo sudah bersepakat lebih dulu untuk mengakhiri kerjasama mereka sebelum kontroversi di Sepang terjadi.

"Merujuk pada press release yang didistribusikan oleh Sector pada 5 November, yang menyatakan bahwa mereka mengakhiri kerjasama dengan Jorge Lorenzo karena nilai-nilai olahraga, integritas, dan persaingan sehat yang tidak dihormati, kami ingin mengklarifikasi bahwa:

"Pada September 2015, sudah disepakati bersama dan ditulis bahwa setelah tiga tahun Sector tidak akan memperbarui kerjasama itu untuk setahun kedepan dan produsen ponsel pintar asal China Zopo akan menggantikan mereka, tanpa ada keberatan."

"Kami tidak mengumumkan kesepakatan dengan Zopo di manapun demi menghormati perusahaan Italia itu yang sudah mensponsori kami selama tiga tahun. Sector tidak pernah menginformasikan kepada anggota tim Jorge Lorenzo bahwa mereka akan mengirim press release saat GP Valencia."

"Kami sangat menyesalkan adanya percobaan populisme, oportunisme atau manipulasi dari perusahaan itu, yang mencoba untuk mengambil keuntungan dari event-event yang terjadi sebelumnya dalam pekan-pekan grand prix yang menentukan." Demikian dilansir Motorsport.