Tanggapi Pernyataan Mahathir, Pemerintah Tegaskan Kepri Masuk Wilayah Indonesia

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 5 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

Tanggapi Pernyataan Mahathir, Pemerintah Tegaskan Kepri Masuk Wilayah Indonesia
Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad

Winnetnews.com - Pemerintah menegaskan Kepulauan Riau masuk dalam wilayah kedaulatan Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani sekaligus menanggapi pernyataan mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.

"Hingga detik ini, satu-satunya entitas yang memiliki kendali atas wilayah Provinsi Riau adalah Pemerintah Republik Indonesia," kata Jaleswari melalui keterangan tertulis, Selasa (21/6).

Ia mengingatkan bahwa selama ini pemerintah Indonesia telah melakukan kegiatan administrasi seperti pencatatan penduduk hingga penerapan hukum nasional di Kepulauan Riau. Urusantersebut, kata Jaleswari hanya bisa dilakukan pemerintah yang sah.

Sebelumnya, mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengklaim Kepulauan Riau dan Singapura merupakan bagian dari Malaysia.

"Kita harusnya tak hanya meminta Pedra Branca dikembalikan, atau Pulau Batu Puteh, kita juga harus meminta Singapura pun Kepulauan Riau, mengingat mereka adalah bagian dari Tanah Melayu [Malaysia]," ungkap Mahathir, Minggu (19/6), dikutip dari The Straits Times.

Menurut Mahatir, wilayah Malaysia dahulu terbentang  dari Tanah Genting Kra di Thailand hingga Kepulauan Riau dan Singapura. Namun, wilayah tersebut kini hanya terbatas di Semenanjung Malaysia.

"Saya khawatir Semenanjung Malaysia akan diambil oleh orang lain di masa depan," katanya Mahathir.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...