Tarif BHP Frekuensi TV akan Dinaikkan

Tarif BHP Frekuensi TV akan Dinaikkan

WinNetNews.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan menyesuaikan tarif sewa biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi penyiaran terhadap seluruh lembaga stasiun televisi, karena tarif yang berlaku selama ini terlalu rendah dan tidak sebanding dengan pendapatan yang diraih oleh industri tersebut.

Geryantika Kurnia, Plt Dirjen Penyelenggara Pos Informatika Kemkominfo, mengakui selama ini seluruh stasiun televisi hanya di kena kan biaya sewa frekuensi setiap tahunnya sekitar Rp50 juta-Rp80 juta, baik untuk stasiun televisi lokal maupun nasional.

Oleh karena itu, Kemkominfo dalam waktu dekat akan akan menyesuaikan tarif sewa frekuensi untuk televisi lokal dan nasional tersebut sebelum perpanjangan izin diberikan kepada 10 stasiun televisi yang tengah dalam tahap di proses perpanjangan.

“Nanti akan kami sesuaikan kembali tarif sewa frekuensinya. Jangan disamakan biaya televisi lokal dan nasional. Karena revenue mereka berbeda. Jadi seperti di Telko nanti dalam dana USO ( universal service obligation ) sekian persen dari pendapatan,” tuturnya.