Tarif listrik Agustus bakal turun Rp2-3/kwh

Rike
Senin, 01 Agustus 2016 21:11 WIB
Oleh Rike pada Senin, 01 Agustus 2016 21:11 WIB
Image Tarif listrik Agustus bakal turun Rp2-3/kwh

WinNetNews.com - PT PLN (Persero) tetapkan, tarif listrik di bulan Agustus 2016 mengalami sedikit penurunan yaitu Rp2-3 per kWh ketimbang Juli 2016.

Manajer Senior Humas PLN Agung Murdifi dalam rilis di Jakarta, Senin menyebutkan, penurunan tarif dikarenakan penguatan rupiah kepada dolar AS dan penurunan patokan harga minyak mentah Indonesia (Indonesia crude price/ICP)."Nilai tukar rupiah pada Juni 2016 menguat Rp64,6 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.419,65 pada Mei 2016 menjadi Rp13.355,05 per dolar," ujarnya. Sedangkan, ICP pada Juni 2016 turun 0,18 dolar AS per barel dari sebelumnya 44,68 dolar per barel pada Mei 2016 jadi 44,50 dolar per barel. Walau, tambahnya, angka inflasi bulan Juni 2016 meningkat 0,42 persen dari sebelumnya di bulan Mei 2016 sebesar 0,24 persen jadi 0,66 persen.

Menurut Agung, tarif listrik pada tegangan rendah untuk Agustus 2016 ditetapkan Rp1.410 per kWh atau turun Rp3 dibandingkan Juli 2016 sebesar Rp1.413 per kWh. Kemudian, tarif tegangan menengah turun Rp2 per kWh dari Rp1.087 pada Juli 2016 jadi Rp1.085 per kWh pada bulan Agustus 2016.Untuk tarif pelanggan pada tegangan tinggi mengalami penurunan Rp2 per kWh dari Rp973 pada Juli 2016 menjadi Rp971 per kWh pada Agustus 2016.

Sementara, tarif layanan khusus turun Rp3 per kWh dari Rp1.597 per kWh pada Juli 2016 menjadi Rp1.594 per kWh pada Agustus 2016."Penurunan tarif tersebut berlaku pada 12 dari 37 golongan pelanggan tarif PLN," ucap Agung.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Polisi Malaysia Tangkap 3 WNI yang Diduga Terkait ISIS

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.