Skip to main content

TB Hasanudin: lakukan pendekatan lunak untuk bebaskan WNI yang masih disandera

TB Hasanudin: lakukan pendekatan lunak untuk bebaskan WNI yang masih disandera
TB Hasanudin: lakukan pendekatan lunak untuk bebaskan WNI yang masih disandera

WinNetNews.com - Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin mengatakan kelompok Abu Sayyaf hanya satu dari sejumlah kelompok garis keras yang aktif di Filipina dan berbeda dengan kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF). Walaupun masuk dalam kelompok garis keras, pemerintah harus melakukan pendekatan lunak kepada Kelompok Abu Sayyaf untuk dapat membebaskan WNI yang masih disandera.

Seperti diketahui, wilayah sekitar laut Sulawesi sampai dengan Pantai Cotabato di Mindanao Selatan memang merupakan daerah rawan dari kegiatan penyelundupan dan perompakan. ‎

‎"Di sekitar wilayah Mindanao itu memang banyak faksi-faksi perjuangan. Seperti kelompok National People Army di bagian utara yang merupakan sempalan faksi komunis, lalu MNLF (Moro National Liberation Front) dan MILF. Dan juga ada kelompok bersenjata Abu Sayyaf," jelas Hasanuddin.

Semua kelompok itu punya teritorial masing-masing, dengan tujuan masing-masing, dan sulit dikontrol oleh Angkatan Perang Filipina.‎

‎Menurut Hasanudin, pemerintah sudah tepat dalam rangka membebaskan 10 orang WNI tersebut. Dia hanya menekankan, agar upaya pencarian dan penyelamatan WNI tersebut dilakukan juga dengan upaya lain.

"Yakni melalui mendekatan lunak lewat koordinasi dengan aparat intelejen setempat atau melalui tokoh warga negara Indonesia yang sudah tahunan berada di wilayah tersebut sebagai pelintas tradisional," jelasnya.‎‎

Foto: redaksikota.com

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top