(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tebalnya Bantal Ternyata Pengaruhi Kesehatan Otak

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Tebalnya Bantal Ternyata Pengaruhi Kesehatan Otak

Menurut penulis buku The Sleep Doctor’s Diet Plan, Michael Breus, perkara bantal harus benar-benar diperhatikan.

Melansir laman okezone, Breus mengatakan bahwa bantal adalah salah satu perangkat untuk tidur yang memiliki dampak besar pada kualitas tidur dan kesehatan Anda secara keseluruhan.

“Fungsi utama bantal adalah untuk menyelaraskan tulang belakang di bagian leher, sehingga tidak ada ketegangan otot pada leher saat tidur,” jelas Breus.

Masih menurut Breus, bantal harus memiliki ketebalan yang pas, jangan terlalu tebal atau terlalu tipis. Jika terlalu tebal atau tipis, bantal tidak bisa membuat leher Anda rileks saat tidur.

“Pilihlah bantal yang memiliki ketebalan sedang, yang bisa menyejajarkan posisi telinga dan bahu,” kata Breus.

Breus menyarankan, apabila Anda memiliki teman saat tidur, cobalah meminta tolong kepadanya untuk memerhatikan posisi Anda ketika tidur. Pemilihan bantal yang tepat, bisa mengistirahatkan saraf dan otot leher, sehingga mengurangi risiko penyakit saraf, seperti alzheimer atau parkinson.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});