Tega, Wanita Ini Telantarkan Ibunya di Depan Toko Kelontong

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Tega, Wanita Ini Telantarkan Ibunya di Depan Toko Kelontong Sumber: Facebook

Winnetnews.com - Media sosial dibuat heboh oleh unggahan warganet bernama Cek Rozz melalui akun Facebooknya, pada Minggu (20/10) lalu.

Hingga saat ini, unggahan tersebut pun sudah dibagikan ulang lebih dari 5 ribu kali.

 

Info: Mohon bantuan sampai dapat kepada ahli keluarga. Baru berlaku. Makcik ni dok tunggu anak dia... tadi turun...

Posted by Cek Rozz Jannah on Sunday, October 20, 2019

Dalam unggahan tersebut, Cek Rozz menceritakan tentang seorang ibu yang ia temui dan ternyata ditelantarkan oleh anaknya sendiri di pinggir jalan.

Sebelumnya, anaknya itu mengantarkan sang ibu ke sebuah toko kelontong di Taman Sungai, Malaysia untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah. Namun, beberapa jam setelahnya sang anak tidak kunjung kembali dan menjemput ibunya itu.

Masyarakat sekitar yang memperhatikan keberadaan ibu itu pun kemudian menghampirinya dan menanyakan alamat wanita tua tersebut. Lalu, ibu tersebut mengatakan kalau ia tinggal di Pantai Prai, yang terletak 29 km jauhnya dari toko kelonton tersebut, sedangkan anaknya berasal di Penang.

Saat ditanya mengenai keberadaan anaknya, ibu itu mengatakan kalau anaknya hanya mengantarkannya ke toko terserbut.

Ketika ia turun, sang anak meminta ibunya untuk membawa tas yang berisi pakaian dan berbohong kalau ia hanya akan mencuci mobil.

Namun, setelah menunggu cukup lama, anaknya tidak juga kembali dan mobilnya tidak ada di tempat cuci mobil, yang berada di sebrang mini market.

Wanita tua ini tidak membawa uang banyak dan selama ini hanya bergantung pada uang yang diberikan oleh departemen kesejahteraan setiap bulannya. Tetapi, kartu identitasnya dipegang oleh anaknya.

Orang-orang yang berada di lokasi kejadian merasa khawatir lalu membawa wanita tersebut ke kantor polisi setempat. Polisi pun lalu menghubungi sang anak, namun jawaban yang diberikan mampu melukai hati ibunya.

“Aku tidak ingin merawatnya lagi,” kata sang anak.

Pihak kepolisian lalu tidak memiliki pilihan lain, selain melaporkan masalah ini kepada departemen kesejahteraan.

Akun Facebook yang sama kemudian memberikan kabar terbaru tentang wanita ini dan mengatakan kalau ibu tersebut sudah kembali ke rumahnya dan berkumpul lagi dengan keluarganya.

Apa Reaksi Kamu?