Tegas, Menkominfo Minta Pemda Satu Narasi Terkait Perkembangan COVID-19
Foto: Antaranews

Tegas, Menkominfo Minta Pemda Satu Narasi Terkait Perkembangan COVID-19

Selasa, 10 Mar 2020 | 14:47 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Kabar simpang siur penyebaran virus corona baru atau COVID-19 sejatinya hanya dilakukan lewat satu pintu agar tidak terjadi perdebatan perbedaan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Menyikapi adanya kabar perbedaan jumlah antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat situs corona.jakarta.go.id, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menegaskan situs web terkait informasi COVID-19 di Indonesia hanya dibuat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Mengutip CNNIndonesia.com, Selasa (10/3), web dengan domain infeksiemerging.kemkes.go.id tersebut merupakan satu-satunya informasi terkait perkembangan COVID-19 secara nasional.

"Hanya ada di Kemenkes. Dalam rangka komunikasi publik, pemerintah daerah mengikuti protokol pemerintah pusat supaya satu saja narasi pemerintah," kata Menkominfo, Johnny G Plate kepada awak media di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Senin (9/3).

"Kalau pemerintah daerah punya (situs soal virus corona), memang dimungkinkan tetapi sejalan dengan narasi pemerintah pusat. Pemerintah pusat sudah menunjuk juru bicara pak Achmad Yurianto," sambungnya.

Johnny pun kembali menegaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) diperbolehkan membuat situs terkait perkembangan isu virus corona di daerahnya tetapi narasi kontennya mesti sama dengan pemerintah pusat.

"Jangan mulai lagi pertentangan, ada (wadah informasi soal corona) pemerintah pusat, ada dari pemda, boleh kok tetapi sekali lagi konten dan narasinya harus sama," pungkas Johnny.

Hari ini pemerintah mengumumkan penambahan jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia dari enam pasien menjadi 19 pasien.

"Per hari Senin (9/3), jumlah kasus yang terkontaminasi positif sebanyak 19," kata juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto.

Sebelumnya, situs pembaruan informasi terkait virus corona dari Kemenkes https://infeksiemerging.kemkes.go.id/ memiliki data yang berbeda dengan data yang ada di situs pemprov DKI terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Menurut situs corona.jakarta.go.id, sejak 1 Maret 2020 sampai Jumat (6/3) tercatat ada 49 pasien PDP yang masih dirawat dan 34 pasien dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang ke rumah.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...