Tegasnya Pemerintah Palestina Soal Bantuan yang Diterimanya
Etihad Airways membawa bantuan medis untuk Palestina. (Foto: Aljazeera)

Tegasnya Pemerintah Palestina Soal Bantuan yang Diterimanya

Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:47 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Pemerintah Palestina menolak bantuan medis Uni Emirat Arab (UEA) yang diangkut dengan pesawat yang melalui Israel.

Dikutip dari SINDOnews.com, Sabtu (22/5), penerbangan yang difasilitasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu membawa bantuan penanganan virus corona yang dibawa dengan pesawat Etihad Airways yang terbang dari UEA ke Tel Aviv.

UEA tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel namun memiliki kekhawatiran yang sama dengan pengaruh Iran di kawasan. Langkah ini mencairkan kebekuan hubungan antara Israel dan Teluk Arab dalam beberapa tahun terakhir.

“Otoritas UEA tidak berkoordinasi dengan Palestina sebelum mengirim bantuan. Palestina menolak menjadi jembatan (bagi negara-negara Arab) yang hendak menormalisasi hubungan dengan Israel,” ungkap sumber pemerintah Palestina, dilansir MEMO.

Mereka menyatakan setiap bantuan yang hendak dikirim ke rakyat Palestina harus dikoordinasikan dengan Otoritas Palestina terlebih dulu.

“Mengirim mereka langsung ke Israel merupakan selubung untuk normalisasi,” ungkap sumber itu.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengecam penerbangan komersial pertama antara dua negara sebagai bentuk “pengkhianatan” pada Palestina. Dia menganggap langkah itu sebagai bagian normalisasi hubungan dengan Israel.

“Hari ini, beberapa negara Teluk Persia melakukan pengkhianatan terbesar melawan sejarah mereka sendiri dan sejarah dunia Arab. Mereka mengkhianati Palestina dengan mendukung Israel,” papar Khamenei melalui tweetnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...