Teh atau Kopi ya? Mana yang Paling Sehat?

Teh atau Kopi ya? Mana yang Paling Sehat?

Winnetnews.com - Bicara soal manfaat kesehatan, kopi dan teh sama-sama dikenal sebagai minuman dengan segudang khasiat. Namun keduanya juga sama-sama tidak bebas dari efek samping.

Walau sama-sama sehat, kopi dan teh bagaimanapun adalah dua jenis minuman yang berbeda dengan komposisi yang tentu saja tidak mungkin 100 persen sama. Bahkan di antara berbagai varian teh maupun kopi, masing-masing pasti punya pembeda yang membuat khasiatnya tidak pernah benar-benar setara.

Tapi harus diakui, memilih mana yang lebih sehat di antara kopi dan teh memang tidak pernah mudah. Terlebih jika sudah melibatkan selera, karena penggemar fanatik satu jenis minuman cenderung akan tutup mata pada kelebihan yang ada pada jenis minuman lain.

Jika sulit memilih di antara keduanya karena sama-sama sehat, maka tidak ada salahnya membandingkan juga efek sampingnya. Yuk, dikupas satu-satu.

1. Susah tidur

Di kedua jenis minuman ini, salah satu kandungan yang paling dominan memberikan efek stimulansia adalah kafein. Umumnya, seduhan teh mengandung kadar kafein yang lebih rendah dibanding kopi dengan takaran yang sama. Akibatnya, keluhan susah tidur lebih sering dialami oleh penikmat kopi dibanding penggemar teh.  Bagi pengidap insomnia, teh lebih sehat dibanding kopi.

2. Jantung Berdebar-debar

Efek stimulansia seperti pada kafein membuat kerja jantung makin terpacu, sehingga denyutnya jadi lebih kencang. Bagi yang sensitif, kadar kafein yang lebih tinggi pada kopi bisa memicu takikardi atau peningkatan denyut nadi. Sebaliknya, teh justru lebih dikenal sebagai minuman yang menenangkan. Jika memiliki riwayat gangguan jantung dan pembuluh darah, teh lebih sehat dari kopi.

3. Noda di Gigi

Sama halnya dengan rokok dan anggur merah, kopi dan teh termasuk dalam jajaran penyebab utama bercak noda di gigi. Dikutip dari BBC, pigmen atau zat warna alami pada teh disebut paling merusak kemurnian lapisan enamel di gigi. Untuk mempertahankan gigi putih cemerlang, kopi lebih menguntungkan dibanding teh.

4. Asam lambung

Kopi dan teh sama-sama punya efek melemahkan sphincter esofagus, semacam katup di saluran cerna yang mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Namun hingga kini para ilmuwan masih memperdebatkan penyebab pasti naiknya asam lambung, apakah kandungan kafein atau kadar keasaman dari masing-masing minuman. Jika memiliki masalah asam lambung, kopi dan teh sama-sama tidak boleh berlebihan.