Skip to main content

Tekan biaya modifikasi motor dengan manfaatkan pertemanan

Tekan biaya modifikasi motor dengan manfaatkan pertemanan
Tekan biaya modifikasi motor dengan manfaatkan pertemanan

Pengaruh lemahnya Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) belakangan berimbas ke banyak sektor. Tidak perlu berpikir pengusaha kelas kakap, setingkat bengkel modifikasi otomotif juga mengalami hal serupa.

Bagi builder, sebutan ahli modifikasi motor, mereka harus menaikkan harga jualnya. Nilai tukar USD yang mencapai Rp 14.000 per USD, terutama untuk suku cadang yang dipesan melalui online dari luar negeri.

Diceritakan Donny Permana, pemilik Bengkel Hantu Laut, di bilangan Gandaria Utara, JakartaSelatan, untuk mencari ban motor kualitas kelas wahid biasanya dia mencari melalui eBay. Website jual beli internasional itu memang memakai Dolar Amerika dalam jual belinya.

"Sudah pasti (berdampak), itu ban paling dampak berasa," kata Donny kepada merdeka,com, Rabu (2/9). Beruntung konsumennya merupakan penggila motor dan banyak di antara mereka rela menggelontorkan uang.

Donny membeberkan dirinya berani memberikan harga terjangkau pada konsumen karena tak perlu pusing dengan biaya sewa bengkel. Menurutnya, banyak bengkel modifikasi lain membandrol harga tinggi lantaran kudu bayar sewa.

Selain itu, semua modifikasi yang dilakukan juga berlangsung dalam satu tempat. Mulai dari bongkar hingga tahap akhir dikerjakan di bengkel milik keluarganya ini.

Lutfiah Hadi, pemilik bengkel modifikasi Coconut Two Depok (CTD) 32, Jalan Akses UI, Depok juga menerapkan hal serupa untuk menekan harga jual. Bedanya dia mengutamakan semua suku cadang dibuatnya sendiri.

Lutfi, sapaan akrabnya, sejauh ini juga masih mempercayai pasar dalam negeri. Melalui koneksinya di dunia otomotif, membuatnya masih mudah mendapat suku cadang yang diinginkan konsumen.

"Saya sih masih mencari di dalam negeri, Ya melalui tanya sama temen-temen lain juga kalau cari barang," ungkap Lutfi kepada merdeka.com.

Dengan modifikasi ini, kata Lutfi, juga mendorong usaha lainnya. Salah satunya usaha air brush kendaraan otomotif. Sehingga terbentuk simbiosis mutualisme dalam bisnis ini.

Apalagi tren modifikasi kuda besi, bergaya Street Tracker, Japs Style, Chopper, Brat Style, Scrambler, Street Tracker hingga Cafe Racer memang tengah diminati. "Jadi kita kan berbagi rezeki juga dengan usaha lainnya juga. Misalya mau ngecat tangki motor ini," terangnya. Kini pertumbuhannya bisnisnya mencapai 40 persen sejak 2013 mengubah gaya modifikasinya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top