Tenggak Soft Drink Setiap Hari, Lengan Pria Ini Busuk

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Tenggak Soft Drink Setiap Hari, Lengan Pria Ini Busuk Ilustrasi (Unsplash)

Winnetnews.com - Soft drink memang merupakan salah satu minuman yang menyegarkan. Selain rasanya yang manis, ketika cuaca panas, minuman ini secara ampuh bisa menghilangkan rasa dahaga.

Namun jika dimimun secara berlebihan, soft drink bisa jadi sangat berbaha lho untuk tubuh. Seperti yang dialami oleh seorang pria berusia 56 tahun asal Malaysia ini. Dia harus menerima akibat yang tak mengenakkan karena terlalu sering minum soft drink.

Pria bernama Mohd Razin Mohamed ini terkena infeksi kulit yang mengerikan di bagian bahu, lengan, dan punggungnya lantaran diabetes. Dilansir dari World of Buzz, pria ini sudah menderita diabetes sejak ia berusia 40 tahun karena terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda saat makan siang.

Mohd Razin mengatakan kalau setiap hari ia membeli setidaknya dua kaleng minuman bersoda, tanpa mengkhawatirkan kondisi kesehatannya yang bisa terancam karena banyak mengonsumsi gula. Dia baru menyadari kalau dirinya menderita diabetes saat ia melihat ada semut saat ia sedang buang air kecil. Ia pun segera mendatangi dokter untuk melakukan pemeriksaan.

“Saya baru sadar kalau menderita diabetes setelah melihat semut di tempat saya kecing. Setelah itu, saya pergi ke klinik dan dokter menyarankan saya dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Kondisinya semakin memburuk saat muncul bisul di bagian punggungnya yang belum sembuh selama berbulan-bulan. Beruntungnya, ia mendapatkan perawatan dengan cepat di rumah sakit karena infeksi tersebut telah menyebar dengan cepat di lengannya hingga menyebabkan pembusukan.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani, maka pria ini berisiko kehilangan seluruh lengannya. Mohd Razin pun harus melewati operasi untuk menghilangkan infeksi pada kulit lengannya.

“Operasi dilakukan dua kali untuk menghilangkan infeksi di bagian kulit, sementara itu nanah harus dikeringkan,” kata Mohd Razin.

Operasi yang dilakukannya ini membuat ia kesulitan untuk mengangkat lengan kanan. Tidak hanya itu, rasa sakit di bagian punggung sangat terasa karena kulit yang terinfeksi.

“Dampak dari operasi membuat saya sulit untuk mengangkat lengan kanan saya dan rasa sakit di punggung saya disebabkan oleh kulit yang tidak rata,” tambahnya.

Saat ini Mohd Razin harus menjalani perawatan lanjutan termasuk minum obat untuk mengontrol kadar gula dalam tubuhnya. Meski kondisinya jauh lebih baik, ia masih harus fokus menghindari kenaikan kadar gula dengan mengontrol pola makan dan minum.

Apa Reaksi Kamu?