Tengku Zul: Indonesia Belum Merdeka Jika Masih Ada Warung Tuak
Foto: Fajar.co.id

Tengku Zul: Indonesia Belum Merdeka Jika Masih Ada Warung Tuak

Kamis, 19 Nov 2020 | 12:43 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Tengku Zul menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang menoleransi peredaran minuman keras demi pendapatan negara.

Tengku Zul mengatakan, slam berdasarkan Alquran dan sunnah Rasulullah SAW. Kemerdekaan Indonesia pun menjamin tiap warga negara untuk memeluk agama dan menjalankan agamanya masing-masing.

"Sekarang, 6 tahun ini, setelah rezim ini, kemerdekaan itu terancam," ujarnya.

Ia lalu menyinggung soal pembahasan Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol (Minol) di DPR RI. Menurutnya Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mendukung agar perdagangan minuman keras tidak dilarang dikarenakan negara bisa mendapatkan Rp 5 triliun dari perdagangan minuman keras.

"Untuk apa pendapatan Rp 5 triliun kalau generasi muda kita hancur semua. Generasi kita jadi pemabuk semua, jadi peminum tuak. Belum merdeka Indonesia jika masih ada warung tuak di negeri ini," serunya.

"Jemaah, kalau kalian memilih, jangan pilih lagi orang-orang macam gini, paham?" kata Tengku Zulkarnain.

Tengku Zul kemudian mempertanyakan, kenapa bisa terlintas ide untuk mengizinkan perdagangan tuak. Padahal, hal tersebut dapat merusak moral bangsa.

"Belum diizinkan saja sudah banyak yang ngumpet-ngumpet jual miras, kok ini malah mau dibiarkan. Aduh, aduh, pusing kepala ini," ucap Tengku Zulkarnain.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...