Terancam Bangkrut, Studio Ghibli Buka Donasi
Foto: SoraNews 24

Terancam Bangkrut, Studio Ghibli Buka Donasi

Senin, 19 Jul 2021 | 13:35 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Pandemi Covid-19 berdampak besar pada industri pariwisata, tak hanya di Indonesia, tapi juga di Jepang. Studio Ghibli disebut mengalami kerugian yang besar karena pandemi ini dan sedang membuka donasi.

Melalui akun Twitternya, Museum Studio Ghibli yang berada di Kota Mitaka, Tokyo, meminta sumbangan furosato nozei. Mengutip SoraNews, furosato nozei adalah sumbangan yang diberikan oleh individu-individu untuk bisnis yang mengalami kejatuhan pada masa-masa sulit.

“Kami telah melakukan kampanye furosato nozei meminta dana untuk mendukung operasional Museum Ghibli di Mitaka. Kami dengan rendah hati meminta dukungan Anda,” tulis Studio Ghibli.

Biasanya, Museum Ghibli mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Saat ini harga tiket dijual 1.000 Yen (Rp132 ribu) untuk orang dewasa dan pengunjung dibatasi untuk mencegah kepadatan.

Situasi pandemi yang tidak bisa ditebak, membuat museum Studio Ghibli harus mengalami beberapa kali penutupan. Hal ini menyebabkan pihak pengelola mengalami kesulitan.

“Saat ini, kami beroperasi ‘sangat merah’. Pada bulan Maret, kami menerima hibah dari Kota Mitaka untuk mendukung biaya operasional kami, tetapi bahkan dengan itu, kami harus memakan dana yang telah kami rencanakan untuk digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan skala besar. Pandemi virus corona diperkirakan akan berlanjut untuk beberapa waktu, dan jika kami terus memanfaatkan cadangan keungan kami, kami yakin pengoperasian fasilitas dan pemeliharaan yang direncanakan akan dalam bahaya,” jelas pihak Studio Ghibli.

Orang-orang yang hendak menyumbang, setidaknya memberikan donasi sebesar 5.000 Yen (Rp660 ribu) dan akan mendapatkan kartu ucapan terima kasih. Studio Ghibli mentargetkan sumbangan yang mereka terima sebanyak 10 juta Yen atau Rp1,3 miliar.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...