Terapi Medan Listrik: Hindari Penuaan Usia Biologis Pada Wanita Usia Subur Karena Hipertiroid

Terapi Medan Listrik: Hindari Penuaan Usia Biologis Pada Wanita Usia Subur Karena Hipertiroid

Selasa, 14 Jan 2020 | 14:35 | Tabitha Christabela

Winnetnews.com - Hipertiroid merupakan salah satu gangguan pada kelenjar tiroid, yang tanpa disadari berpengaruh pada penurunan kualitas kesehatan. Hipertiroid seringkali terjadi pada wanita usia subur (WUS) dan risikonya lima sampai sepuluh kali dibandingkan pria. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM, juga mengatakan bahwa pada 2015, Indonesia menempati posisi sebagai negara dengan gangguan tiroid tertinggi, yaitu hipertiroid, di Asia Tenggara berdasarkan hasil riset IMS Health 2015.

Umumnya, fungsi kelenjar tiroid yaitu membantu proses metabolisme dan aktivitas fisiologik pada sebagian besar organ tubuh manusia, seperti perkembangan otak dan pematangan sel dan jaringan, peningkatan konsumsi oksigen oleh sel, serta berperan dalam sekresi dan pengendalian produksi hormon lainnya. Namun adanya gangguan tiroid ini bisa mengganggu proses metabolisme tubuh, sehingga berdampak pada penuaan usia biologis dibanding usia kronologis Anda. Hal ini juga dapat dilihat dari gejala seperti peningkatan frekuensi denyut jantung, gelisah, mudah marah dan tegang, gemetar, tidak tahan panas, keringat berlebihan, sulit menurunkan berat badan, peningkatan rasa lapar, mudah lelah, otot/sendi terasa lemas, dan masalah pencernaan. Untuk mengetahui apakah Anda terdiagnosa hipertiroid atau tidak, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium. Jika Anda memiliki TSH rendah, sedangkan T3 dan T4 tinggi, maka dipastikan Anda mengalami hipertiroid. Hipertiroid ini tidak menular, namun agak sulit disembuhkan dan Anda hanya bisa untuk menjaga agar produksi tiroid tetap stabil. 

Dilansir dari diskusi dengan Dr. Boyke Sirait, 9 Januari 2019, gejala-gejala yang timbul seperti di atas dapat dicegah dengan penggunaan terapi medan listrik, yaitu Bioskin, produk dari Samsung Healthcare, berbentuk korset untuk perut. Terapi medan listrik ini ditemukan oleh Benyamin Franklin pada abad ke-17, lalu disempurnakan lagi oleh seorang profesor dari Jepang, yaitu Gennai Hiraga. Terapi ini mampu menjaga proses metabolisme tubuh, sekaligus meremajakan sel tubuh Anda dari hipertiroid.

image0

  

image1

Perlu Anda ketahui bahwa korset dari terapi ini mengandung graphene, sehingga berbeda dengan korset pada umumnya. Dua Ilmuwan Fisika, yaitu Andre Geim dan Konstantin Novoselov, berhasil meraih Nobel Fisika tahun 2010 atas penemuan kandungan bahan korset ini, yaitu graphene, yang biasanya digunakan untuk pakaian para kosmonot dan astronaut Rusia. Inilah yang menjadi alasan mereka memiliki metabolisme tubuh yang baik saat di luar angkasa. Dilansir dari Kompas.com, Komite Nobel Fisika dari Royal Swedish Academy of Science juga mengatakan bahwa graphene dengan material yang sangat kuat dan ringan ini, juga berpotensi sebagai layar sentuh, sel surya, dan komponen komputer yang lebih efisien. 

Sebagai pembuktian dalam hal kesehatan, ketika bolam yang mengandung listrik ditempelkan di korset graphene yang Anda kenakan, bolam ini akan menyala, sedangkan apabila ditempelkan ke korset biasa, bolamnya tidak akan menyala. Hal ini dikarenakan terdapat mobilisasi elektro 100 kali lebih cepat dibandingkan silikon, dan dapat menghantarkan listrik 100 kali lipat dibanding tembaga. Mobilisasi ini menimbulkan adanya pertemuan aliran listrik negatif pada tubuh dengan aliran listrik positif dari korset graphene ini, sehingga medan-medan listrik itu akan memancarkan energi listrik dan mengubahnya menjadi energi kimia untuk metabolisme tubuh Anda. 

Di samping itu, juga terdapat serat elex yang dapat membantu menangkal elektristatis dan gelombang elektromagnetik yang bisa mengubah sel-sel menjadi sel kanker di tubuh kita. Kandungan arang bambu di dalamnya juga mampu membunuh bakteri dan mikroorganisme jahat, serta tourmalin yang mampu memancarkan sinar inframerah jarak jauh yang terkandung pada matahari. 

Salah satu manfaat penggunaan terapi medan listrik berbahan graphene ini sebagai detoksifikasi pada usus besar, yang mana akan mengubah energi listrik dalam tubuh Anda menjadi energi kimia, sehingga akan menjaga proses metabolisme dan fungsi organ tubuh Anda menjadi normal. Dengan begitu, Anda akan mampu mengendalikan produksi hormon tiroid agar tetap stabil, sehingga akan menghambat penuaan usia biologis (sel tubuh) dari usia kronologis Anda. Alhasil Anda juga akan memiliki kualitas kesehatan yang baik dan produktivitas kerja meningkat. (*)

 

 

---------------
Tabitha Christabela merupakan alumni Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia angkatan 15 (cumlaude). Saat ini ia bekerja di PT Bank UOB Indonesia sembari melanjutkan jenjang pendidikan S1 di London School of Public Relations semester akhir, jurusan Public Relations.
*) Opini penulis dalam artikel ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Winnetnews.com.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...