Terbaring Kritis Lima Hari, Bobotoh Bandung Korban Keroyokan Oknum Bobotoh Meninggal Dunia

Terbaring Kritis Lima Hari, Bobotoh Bandung Korban Keroyokan Oknum Bobotoh Meninggal Dunia

Kamis, 27 Jul 2017 | 21:15 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Setelah terbaring kritis di rumah sakit sekitar lima hari, Riko Andrean, seorang bobotoh asal Cicadas Bandung yang menjadi korban kebrutalan oknum bobotoh pada pertandingan Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (22/7), menghembuskan nafas terakhir pada hari Kamis (27/7) pagi di RS Santo Yusuf Bandung.

Informasi meninggalnya Riko disampaikan oleh Komandan Viking Persib Club, Yana Umar melalui akun instagramnya. Seperti diinformasikan sebelumnya, pada saat pertandingan Persib melawan Persija seorang bobotoh menjadi korban tindakan anarkis dari oknum bobotoh lainnya.

Riko yang merupakan yatim piatu ini, saat itu sedang menyantap bekal makanannya mendengar suara keributan.

Kebetulan, ia tidak menggunakan atribut Persib atau serba biru. Penasaran dengan apa yang terjadi, Ia menghampirinya. Ternyata disana terdapat seseorang yang dicurigai 'The Jak', tengah dikeroyok oleh oknum bobotoh.

Orang tersebut pun mencoba berlindung dengan berlari ke arah Riko. Akibatnya, Riko terkena keroyokan oknum bobotoh yang sedang emosi tersebut. Rekan korban yang mencoba melindungi Riko, menunjukan KTP Riko, barulah bobotoh berhenti mengeroyok dia.

Namun, terlambat karena Riko sudah tumbang tak sadarkan diri. Dia segera dilarikan ke RS AMC Cileunyi oleh pihak kepolisian dan rekan-rekannya untuk diberikan pertolongan pertama dan dirujuk ke RS Santo Yusuf.

Mirisnya, menurut informasi Riko tidak hanya dikeroyok saja tapi motor dan dompetnya pun raib berserta STNK –nya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...