Terdampak Banjir, 21 Gardu PLN Terpaksa Dipadamkan
Foto: RMOL

Terdampak Banjir, 21 Gardu PLN Terpaksa Dipadamkan

Selasa, 25 Feb 2020 | 12:15 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten terpaksa memadamkan 21 gardu listrik di wilayah Tangerang dan sekitarnya usai banjir di empat titik.

Kepala SDM dan Umum PLN UID Banten, Lala Arief Fadila mengatakan, pemadaman tersebut untuk memastikan kondisi keamanan masyarakat terdampak banjir.

"Hal ini dilakukan untuk keselamatan warga yang terdampak banjir," kata Kepala SDM dan Umum PLN UID Banten, Lala Arief Fadila dalam keterangan tertulis seperti diberitakan Kontan.co.id dari Kompas.com, Selasa (25/2/2020).

Adapun wilayah yang terdampak pemadaman listrik, yakni:

- Di sekitar daerah Cikupa Tangerang, yaitu Jalan Raya Serang KM 14.5 PT Sinar Cikupa Perdana

- Kawasan Industri Jatake

- Jalan Industri Jatake

- PT Delta Baja Masa

- Di Jalan Industri Raya Pasar Kemis

- Kampung Kadu Sangreng Bitung

- Jalan Industri Raya 1 Pasar Kemis Tangerang

- PT Poli Unggul

- PT Garuda Metalindo

- Di Kawasan Industri Raya III Jatake.

Arief mengimbau kepada Masyarakat yang terdampak Banjir jika harus mengungsi ke tempat yang aman agar tidak lupa mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB).

Selain mematikan listrik dari MCB, masyarakat juga diminta mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung ke stop kontak dan segera menghubungi contact center 123 atau unit layanan PLN terdekat untuk memadamkan daerah yang terdampak banjir.

"Jjika banjir sudah surut, warga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 untuk dinyalakan kembali, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering agar PLN aman menormalkan kembali semua jaringan distribusi listrik di lokasi pelanggan," bebernya.

Sebanyak 326 gardu listrik di Jakarta dan Bekasi juga tidak dioperasikan untuk menyalurkan energi listrik ke pelanggan untuk sementara waktu, demi keselamatan bersama.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...