Terduga Korban Bully Tulis Komentar di Fancam YouTube Kim Garam LE SERRAFIM

Nisa Diniah

Dipublikasikan 12 hari yang lalu • Bacaan 3 Menit

Terduga Korban Bully Tulis Komentar di Fancam YouTube Kim Garam LE SERRAFIM
Foto: Allkpop

Winnetnews.com -  LE SSERAFIM telah resmi debut dengan merilis lagu Fearless pada 2 Mei 2022. Mereka pun kini tengah sibuk mempromosikan lagu debut mereka di berbagai program musik Korea, termasuk Mnet Mcountdown.

Namun, netizen Korea memperhatikan bahwa komentar YouTube yang diduga dibuat oleh teman sekolah Kim Garam. Pada video fancam Kim Garam di Mnet Mcountdown, seorang pengguna YouTube yang diduga korban bully Kim Garam menuliskan komentar.

Seperti diketahui, sebelum memulai debutnya, Kim Garam dituduh melakukan bullying atau kekerasan di sekolah oleh seorang netizen Korea. Tuduhan tersebut diiringi dengan serangkaian foto masa lalu yang mengejutkan dan tuduhan lainnya oleh teman-teman sekolahnya.

image0
Foto: Kbizoom

“Saya tidak bisa mengatakan apa-apa karena takut dituntut, saya juga tidak memposting apa pun karena tidak ada yang ingin saya katakan. Tapi semua anak di Kyung In Secondary tahu betapa kamu adalah murid yang licik dan kotor. Kamulah yang membuatku benci dan takut sekolah. Memikirkanmu begitu bahagia untuk debut sebagai idol sekarang bisa membuatku sangat marah hingga darahku mendidih. Sekarang kamu pasti akan berdiri di atas dan menerima cinta dari orang-orang. Tetapi ingat bahwa banyak dari kami ingin menyeretmu ke bawah," tulis terduga korban bully Kim Garam dikutip dari Kbizoom.

Menanggapi komentar tersebut, banyak netizen Korea lainnya yang membahas Kim Garam dan kekerasan di sekolahnya serta perilakunya di masa sekolah.

"Biasanya saya tidak menulis komentar, tetapi saya juga ingin mendukung grup ini tanpa penyesalan. Andai saja HYBE dapat memikirkan kami sebagai fans dan menyelesaikan masalah bullying, maka kami dapat berdiri dengan penuh semangat. Saya ingin mendukung Sakura dan Kim Chaewon jadi tolong biarkan Kim Garam keluar dari grup," kata netizen Korea dikutip dari Kbizoom.

"Fans internasional itu bodoh. Ya, tuduhan kekerasan di sekolah tidak jelas tetapi perilaku tidak senonoh di sekolah sangat jelas. Mereka harus berhenti menutupi gadis vulgar seperti itu.

"Apakah boleh membiarkan pembully tampil bangga di TV seperti ini? Pembully sekolah lain kemudian akan mulai berpikir bahwa mereka juga bisa menjadi idol, bahwa mereka dapat menyembunyikannya. Kim Garam lebih baik merasa malu dan keluar dari grup," tutur netter lain.

"Kebodohan fans internasional yang memungkinkan dia untuk debut seolah-olah dia tidak bersalah. Berapa lama kamu pikir kamu bisa berpura-pura tidak tahu apa-apa Kim Garam?," ucap netter lain.

"Menjadi idol adalah menjadi seseorang yang dikagumi oleh kaum muda, jadi idol harus menjadi orang yang tepat. Tinggalkan grup dalam diam," sahut netter lain.

"Tidak peduli berapa banyak bukti yang dapat diberikan oleh para korban, agensi akan dapat menangkisnya. Fans akan berkeliling mengatakan bahwa tidak ada bukti yang dapat dipercaya dan membelanya dengan bodoh, sementara pelaku akan berpikir dia bisa hidup damai sambil menerima cinta dari fans. Secara pribadi saya tidak sabar menunggu hari Garam keluar dari industri ini. Sangat kecewa dengan HYBE kali ini," seru netter lain.

"Jika Kim Garam adalah orang yang baik maka akan ada siswa lain yang membelanya. Tapi yang kita lihat adalah semakin banyak korban yang muncul setiap hari. Masa lalunya pasti mengerikan, dan dia lebih baik pergi sebelum keadaan menjadi lebih buruk," sahut netter lain.

Sementara itu, HYBE selaku agensi LE SSERAFIM sebelumnya telah membantah semua tuduhan terhadap Kim Garam. Agensi mengatakan bahwa tuduhan itu diedit dengan cara yang jahat dan Kim Garam sebenarnya adalah korban, bukan pelaku.

Dalam showcase debut LE SSERAFIM, Kim Garam sendiri tidak menjawab pertanyaan tentang kontroversinya. Ia hanya mengatakan: “Saya harap Anda mengerti bahwa sulit bagi kami untuk mengatakan apa pun saat ini. Saya akan menunjukkan kerja keras saya sebagai member LE SSERAFIM.”

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...