Terduga Teroris Mengaku Anggota FPI, Novel Bamukmin: Cara Komunis Adu Domba Umat Islam
Novel Bamukmin

Terduga Teroris Mengaku Anggota FPI, Novel Bamukmin: Cara Komunis Adu Domba Umat Islam

Selasa, 6 Apr 2021 | 12:10 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS), Novel Bamukmin menilai pengakuan empat terduga teroris sebagai anggota Front Pembela Islam (FPI) merupakan cara yang digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba umat Islam.

"Ini saya melihat adalah cara-cara komunis mengadu domba umat Islam," kata Novel dikutip dari video yang diunggah di YouTube tvOneNews, Senin (5/4). 

Sebelumnya, Novel juga menegaskan sikapnya yang mengecam tindakan terorisme.

"Mengutuk keras tindakan biadab teroris yang dilakukan dengan alasan apa pun dan atas nama apa pun," ucapnya.

Ia memastikan, kelompoknya, termasuk anggota eks FPI tak mungkin melakukan aksi terorisme.

"Gak ada cara-cara kita untuk bisa melakukan hal-hal seperti itu, itu tindakan-tindakan pengecut yang gak mungkin dilakukan oleh kita," tuturnya.

Jikalau memang ada instruksi perang, ungkap Novel Bamukmin, kelompoknya tidak akan melakukannya dengan cara-cara pengecut semacam itu.

"Kita kalau mau memang ada instruksi perang, ya kita hadapi, harus hadap-hadapan, gak mungkin melakukan cara-cara pengecut. Apalagi tempat-tempat yang memang bersinggungan dengan ibadah," ucapnya.

Novel juga meminta tak mengaitkan aksi terorisme yang terjadi beberapa waktu terakhir dengan FPI. 

Menurutnya, FPI sengaja dihubungkan dengan terorisme untuk menutupi kasus pembantaian enam laskar FPI sekaligus menjelekkan nama eks anggota FPI.

"Ini kita melihat ada pengalihan-pengalihan dan pembusukan-pembusukan yang dicoba untuk membunuh karakter daripada orang-orang yang berjuang di FPI dahulu," ucapnya.

"Walaupun sudah dibubarkan akan tetapi itu diarahkan sepertinya kepada orang-orang yang pernah terlibat dan orang-orang mantan FPI itu sendiri." sambung Novel Bamukmin

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...