Teriakan Warnai Upacara Pembekuan Parlemen Inggirs

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Teriakan Warnai Upacara Pembekuan Parlemen Inggirs Parlemen Inggris resmi dibekukan pada wacana Brexit. (Foto: CBSNews)

Winnetnews.com - Teriakan terdengar saat upacara di House of Lords, London, Inggirs, Senin (9/9/2019). Upacara tersebut merupakan ritual terkait pembekuan parlemen Inggris pada wacana Brexit yang akan berlaku pada 31 Oktober 2019.

Upacara tersebut dilakukan hanya setelah Ketua House of Commons, John Bercow, menyuarakan kekecewaannya. Ia menyebutnya sebagai 'tindakan eksekutif fiat' atau keputusan eksekutif yang otoritatif.

Menguitip Republika.co.id, Anggota Parlemen Inggris kembali bekerja pada 14 Oktober. Dua pekan lebih sedikit sebelum Inggris keluar dari Uni Eropa yang dijadwalkan pada 31 Oktober.

Oposisi menuduh Perdana Menteri Boris Johnson mencoba untuk menghentikan Anggota Parlemen mempelajari rencana Brexit yang ia ajukan. Itu pertama kalinya Parlemen Inggris dibekukan saat berhadapan dengan oposisi dalam 70 tahun terakhir.

Ketua House of Commons, John Bercow. (Foto: BBC)

Sebelumnya, Anggota Parlemen Inggris menolak pemilihan umum yang diajukan Johnson. Hanya 293 dari 650 anggota House of Commons yang mendukung proposal Johnson tersebut, kurang dari dua pertiga suara yang dibutuhkan. 

Johnson ingin menggelar pemilihan umum pada 15 Oktober, dua pekan sebelum Brexit digelar. Tapi oposisi tidak bersedia mendukung pemilihan umum sampai Inggris mengamankan perpanjangan waktu Brexit yang memastikan agar negara itu keluar dari Uni Eropa dengan kesepakatan yang mengatur perbatasan dengan Irlandia.

Parlemen sudah memerintahkan pemerintah untuk memperpanjang tenggat waktu Brexit dari tanggal yang sudah dijadwalkan jika tidak ada kesepakatan yang dibuat pada akhir Oktober. Tapi Johnson berjanji tidak akan memperpanjang lagi tenggat waktu Brexit.

Apa Reaksi Kamu?