Terinspirasi dari Steve Jobs, Lei Jun Dirikan Xiaomi
istimewa

Terinspirasi dari Steve Jobs, Lei Jun Dirikan Xiaomi

Kamis, 8 Jun 2017 | 14:00 | Rusmanto

WinNetNews.com - Xiaomi mungkin tak sejaya dulu, di awal-awal kemunculannya. Namun nama vendor asal China ini masih tetap diperhitungkan dan para penggemarnya pun fanatik. Dan ternyata di balik berdirinya, ada peran mendiang Steve Jobs sang pendiri Apple, meski secara tidak langsung.

Xiaomi didirikan oleh sosok bernama Lei Jun yang sekarang juga menjabat sebagai CEO. Sudah bukan rahasia lagi kalau dia adalah penggemar berat Stevs Jobs. Ia suka memakai busana simpel ala Jobs kala tampil di panggung, yaitu celana jeans dan kaos. Tapi bukan itu saja.

Lei Jun lahir 16 Desember 1969. Ia tumbuh besar di dekat Wuhan, kota industri suram dan kuliah ilmu komputer di Wuhan University. Nah pada tahun 1987 di masa jadi mahasiswa itu, Lei membaca buku tentang Jobs. Ia sangat terinspirasi dan memutuskan ingin meniru sang legenda.

"Aku sangat terpengaruh oleh buku itu dan aku jadi ingin mendirikan sebuah perusahaan yang berkualitas. Jadi aku berencana kuliah secepat mungkin," sebut Lei yang dikutip dari NYTimes .

Selesai kuliah dalam dua tahun, dia diterima bekerja di perusahaan software China Kingsoft. Karirnya menanjak cepat dan menjadi CEO Kingsoft pada tahun 1998. Ia memang pandai TI sekaligus marketing.

Puas bekerja, Lei ingin mewujudkan cita-citanya mendirikan perusahaan sendiri. Singkat cerita, setelah berhasil mendapat pendanaan awal sekitar USD 41 juta, Xiaomi meluncurkan smartphone pertamanya pada tahun 2011 yang dinamai MI-1 yang laku keras, ludes hanya dalam dua hari.

Inspirasi Steve Jobs makin nyata karena di masa-masa awal itu, smartphone Xiaomi dinilai mirip dengan iPhone. Walaupun harganya tak bisa dibandingkan, Xiaomi selalu memasang banderol murah.

Begitulah, Lei kini serius mengembangkan Xiaomi dan hartanya terus bertambah, diperkirakan USD 6,9 miliar pada saat ini. Dalam berbagai kesempatan, Lei membantah Xiaomi meniru Apple atau dirinya mencontek gaya Jobs. Walaupun tak dapat dipungkiri, ia pemuja sang pendiri Apple.

"Jobs adalah dewa yang kita sembah, aku tidak bisa membayangkan akan seperti apa Apple tanpa dia," begitu pernah diutarakannya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...