(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Terkait Pabrik PCC di Cimahi, Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri Ungkap Fakta Mengejutkan

Karna H.
Karna H.

Terkait Pabrik PCC di Cimahi, Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri Ungkap Fakta Mengejutkan Pil PCC yang disita dari pabrik di Purwokerto/Foto: Karna WNN

WinNetNews.com – Bareskrim Mabes Polri mengungkapkan bahwa salah satu satu terduga pemilik pabrik pil PCC, BP (46) yang telah ditangkap, ternyata memiliki pabrik pembuatan PCC di beberapa wilayah. Bahkan dari pabrik di Cimahi saja, terdapat bahan baku pil PCC sebanyak 4 ton yang bisa menghasilkan 8 juta pil PCC.

“Menurut keterangan tersangka ada gudang di Cimahi lalu ada di Sumedang pabrik besar yang baru dibangun, lalu pabrik pil ini di baturaden,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Daniyanto, Sabtu (23/9/2017).

Seperti diketahui, BP ditangkap di hotel A di kawasan Bekasi Barat sekira pukul 04.00 WIB pada Minggu (17/09/2017) silam. BP diduga memiliki beberapa pabrik dan gudang pembuatan PCC di Bandung, Surabaya, dan Purwokerto Jawa Tengah.

“Kalau kita hitung ada 4.000 butir dari 1 kilo bahan baku. Jadi kurang lebih ada 8 juta pil yang siap untuk diproduksi,” lanjut Eko.

Kini BP telah ditangkap pihak kepolisian bersama istrinya yakni LKW (43) serta dua rekannya yakni M (23) dan WY (38). Mereka dijerat pasal 197 Subsider Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan yang isinya ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Sementara untuk tersangka BP juga dijerat pasal 3 dan pasal 4 UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang yang isinya ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});