Terkait PHK Karyawan Ramayana, Pihak Manajemen Beri Penjelasan
Foto: Liputan6.com

Terkait PHK Karyawan Ramayana, Pihak Manajemen Beri Penjelasan

Kamis, 9 Apr 2020 | 13:45 | Anggara Putra Utama

Winnetnews.com -  Sejumlah 87 orang karyawan Ramayana di City Plaza, Depok diketahui terkena  terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Mereka mendapat kabar tersebut  hanya berselang sehari setelah penyampaian kondisi cabang.

Pihak manajemen Ramayana mengungkapkan akan menunaikan kewajiban terhadap hak-hak pekerja yang di-PHK. Dilansir dari CNBC Indonesia, Store Manager Ramayana City Plaza Depok, M Nukmal Amdar, memastikan saat ini pihak manajemen sedang dalam proses memberikan kompensasi untuk para karyawan yang di-PHK.

"Semua hak-hak karyawan akan dibayarkan sesuai ketentuan. Artinya ini kita lewati proses dengan baik sesuai kesepakatan bersama," kata dia.

Meski begitu, ia menambahkan pihaknya belum dapat memastikan kapan kompensasi atau pesangon segera turun.

"Akan dibayarkan dalam waktu dekat ini. Artinya perusahaan mempertimbangkan ketika karyawan nggak kerja, perusahaan ini udah siap bayarkan semua," tambahnya..

Nukmal juga menjaslakan proses PHK ini sudah melalui proses sosialisasi kepada para karyawan, tujuannya agar karyawan tidak kaget maupun mempersiapkan diri. Namun untuk sosialisasinya dilakukan H-1 sebelum keputusan PHK.

"Kita melalui proses (PHK) ini dari hari Minggu. Setelah kami pemaparan kondisi perusahaan itu di hari Sabtu. Yang kami sampaikan, bahwa perusahaan kita nggak mampu lagi beroperasi karena biaya nggak bisa menutupi," kata Nukmal.

Keputusan PHK kepada karyawan tersebut diakuinya tidak lepas dari menurunnya omset penjualan.Selama pandemi corona, masyarakat cenderung mengalokasikan kebutuhan mereka untuk barang yang bersifat pokok, bukan pakaian.

"Customer untuk belanja fashion dan kita turun salesnya. Dalam hitungan pendapatan, kita alami penurunan hingga 80 persen. Untuk proyeksi toko ini kenapa ditutup? karena pertimbangkan kita untuk lebaran, memang sudah nggak bisa diharap lagi," katanya.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...