Terkait Rekaman Menteri Rini- Bos PLN, Jokowi: Saya Tidak Mau Komentar
Foto:Istimewa

Terkait Rekaman Menteri Rini- Bos PLN, Jokowi: Saya Tidak Mau Komentar

Senin, 30 Apr 2018 | 10:52 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Rekaman perbincangan antara, Menteri BMUN Rini Soemarno dengan Dirut PLN Sofyan Basir sampai saat ini masih viral dan menjadi pertanyaan banyak orang. Dikutip dari berbagai sumber yang ada, rekaman itu menghebohkan publik, karena diduga menyangkut masalah 'bagi-bagi fee'.

Orang nomor satu di Indonesia, Presiden Jokowi, tidak menanggapi hal tersebut. Ia akan mengambil tindakan setelah ada kejelasan konteks dari rekaman pembicaraan tersebut. "Saya tidak mau komentar sebelum semuanya jelas" kata Jokowi. 

Selain itu, Menteri BUMN Rini mengaku, pihaknya tak mengingat kapan pembicaraan itu dilakukan. Namun, Rini mengatakan, pembicaraan tersebut terkait pembangunan penyimpanan (storage) gas.

"Pak Sofyan (Direktur Utama PLN) sudah jelas kalau itu adalah apa namanya kapan ya saya juga udah nggak ingat kapan pembicaraan. Saya dengan Pak Sofyan membicarakan mengenai ada proposal untuk apa namanya storage gas yang kemudian minta offtake dari Pertamina tapi kemudian minta offtake juga dari PLN berarti kan kita menjadi punya risiko," jelas Rini. 

Sementara itu, menurut Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan bahwa pembicaraan tersebut dilakukan pada akhir 2016. Sofyan mengaku saat itu tengah berkonsultasi dengan Rini terkait investasi PLN dan Pertamina dengan perusahaan swasta di bidang penyediaan energi.

"Pertama kali komunikasi kalau tidak salah akhir 2016. Saya tahu itu direkam, tapi enggak tahu kok dipotong-potong gitu lho," kata Sofyan. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...