Terkait Suap Penerbitan Paspor, Dwi Widodo Ditahan KPK

Terkait Suap Penerbitan Paspor, Dwi Widodo Ditahan KPK

Jumat, 21 Apr 2017 | 20:17 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - KPK melakukan penahan kepada tersangka kasus suap penerbitan paspor Dwi Widodo. Dwi ditahan untuk 20 hari ke depan.

"Terkait dengan penangnan kasus indikasi korupsi terkait dengan penerbitan paspor, hari ini dilakukan penahan terhadap tersangka DW (Dwi Widodo-red) untuk 20 hari ke depan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (21/4/2017).

Dwi yang merupakan mantan Atase Imigrasi Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Malaysia itu ditahan di rutan Guntur. "Penahanan dilakukan di rutan Guntur," ucap Febri.

Dwi disangka menerima suap ketika menjabat Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. Dia kemudian dinonaktifkan dari jabatannya karena diduga menerima suap dengan total Rp 1 miliar terkait dengan pembuatan paspor dan calling visa di KBRI Kuala Lumpur. Penerbitan paspor yang 'dimainkan' itu memiliki metode reach out.

Sementara itu, pengacara Dwi, Yans Jailani mengamini soal adanya kelebihan uang dalam perkara itu. Menurutnya, KPK tidak mungkin melakukan penahanan jika tidak memiliki bukti yang cukup.

"Itu sudah materi perkara. Karena kalo memang ada karena kita tau sendiri kan KPK punya alat bukti. Nanti mungkin akan disampaikan," kata Yans di gedung KPK, Jumat (21/4/2017).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...