Terlalu Sering Buang Air Kecil? Coba Ikuti Beberapa Hal Berikut

Rusmanto

Dipublikasikan setahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

Terlalu Sering Buang Air Kecil? Coba Ikuti Beberapa Hal Berikut
ilustrasi

Winnetnews.com -  Wajar bila sesekali Anda buang air kecil lebih sering dari biasanya. Akan tetapi, jika Anda sering buang air kecil hingga mengganggu kegiatan sehari-hari, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini.

Rasa ingin kencing dipicu oleh banyak faktor, dari makanan dan minuman, obat-obatan, hingga penyakit tertentu. Oleh sebab itu, cara terbaik untuk mengatasi sering buang air kecil perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Apa saja yang dapat Anda lakukan?

Tips mengatasi rasa ingin buang air kecil terus-menerus

image0

Sering atau tidaknya buang air kecil memang tergolong relatif, sebab masalah sistem perkemihan umumnya dialami oleh lansia atau orang-orang dengan masalah kesehatan tertentu. Meski begitu, keluhan sering buang air kecil sebenarnya cukup umum.

Jika Anda mengalami masalah yang sama, berikut beberapa tips mengatasinya.

1. Minum air putih secukupnya

Air putih memang penting bagi kesehatan ginjal dan saluran kemih. Akan tetapi, terlalu banyak minum air putih justru akan membuat Anda lebih sering kencing. Minumlah air putih secukupnya untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh tanpa harus berlebihan.

Rata-rata, Anda perlu minum sedikitnya delapan gelas air dalam sehari. Sumber cairan lainnya dapat berasal dari sayuran, buah-buahan, atau makanan berkuah. Minumlah secara teratur agar kandung kemih Anda bisa penuh secara berkala.

2. Membatasi minuman berkafein dan alkohol

Guna mengatasi rasa ingin buang air kecil terus-menerus, coba perhatikan apa yang Anda minum. Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda bersifat diuretik. Minuman ini meningkatkan kadar air dan garam dalam urine sehingga menambah volumenya.

Sama halnya ketika Anda minum alkohol. Alkohol menekan fungsi hormon antidiuretik (ADH) yang seharusnya menghambat produksi urine. Semakin banyak alkohol yang diminum, semakin berkurang pula jumlah hormon ADH sehingga produksi urine jadi tak terkendali.

3. Memerhatikan jenis obat-obatan yang dikonsumsi

Obat-obatan diuretik, seperti obat untuk darah tinggi atau gagal jantung kongestif, dapat meningkatkan produksi urine. Obat ini membantu ginjal dalam mengurangi kelebihan natrium dari tubuh. Dengan begitu, jantung bisa memompa darah dengan efektif.

Sayangnya, obat diuretik ikut meningkatkan produksi urine sehingga Anda jadi sering buang air kecil. Bila Anda memiliki penyakit saluran kemih dan perlu mengonsumsi obat diuretik, sebaiknya konsultasikan ini dengan dokter untuk mengurangi efek sampingnya.

4. Membatasi konsumsi garam

Cara simpel lainnya untuk mengatasi sering buang air kecil adalah membatasi asupan garam. Saat Anda mengonsumsi banyak garam, ginjal akan mengeluarkannya bersama urine. Garam menarik banyak air sehingga urine yang dihasilkan pun lebih banyak.

Sebuah studi dari Nagasaki University pada 2017 menemukan bahwa mengurangi asupan garam dapat membantu mengurangi keinginan kencing di malam hari. Para responden juga mengaku tidurnya menjadi lebih nyenyak dan berkualitas.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...