Terminal 3 Bermasalah, 38 Penerbangan Garuda Delay akibat Listrik Utama Bandara Mati

Terminal 3 Bermasalah, 38 Penerbangan Garuda Delay akibat Listrik Utama Bandara Mati

Selasa, 9 Agt 2016 | 23:43 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, yang mulai dioperasikan hari ini, Selasa, 9 Agustus 2016, sempat bermasalah, petang tadi. Sistem bandara yang terkoneksi dengan pusat informasi penerbangan maskapai down lantaran daya listrik utama bandara mati.

Berdasarkan informasi, daya listrik utama terminal megah pesaing Changi,Singapura, itu sempat mati-hidup mulai pukul 19.00 – 20.30 WIB. Pasokan daya putus-nyambung selama satu setengah jam. Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membenarkan kejadian tersebut. "Tapi sekarang sudah normal dan tertangani dengan baik," kata Juru Bicara Garuda Indonesia, Benny Butarbutar saat dihubungi, Selasa malam, 9 Agustus 2016.

Dari informasi yang didapat, ketika daya listrik utama putus, pemasok daya cadangan atau uninterruptible power suply (UPS) tidak mampu menopang kebutuhan listrik. Gangguan daya listrik ini membuat 38 penerbangan Garuda terlambat rata-rata satu jam.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Djoko Murdjatmodjo, membantah daya listrik Terminal 3 sempat mati dan UPS tidak mampu menopang kebutuhan daya terminal. Menurut Djoko, memang pada Selasa sore sempat ada gangguan daya namun hanya terjadi di area business lounge milik Garuda. Gangguan itu pun terjadi lantaran transformator (trafo) agak rewel. "Saya sudah cek nggak ada mati listrik. Cuma trafo lounge Garuda yang mati sebentar, bukan pusat daya," kata Djoko saat dihubungi, Selasa malam.

Masalah pasokan daya di Terminal 3 sebelumnya dipermasalahkan Kementerian Perhubungan saat Ignasius Jonan masih menjabat menteri. Ketika Kementerian memverifikasi Terminal 3 pada Juni lalu, Kementerian menemukan switch daya di Terminal 3 dari pasokan PT PLN (Persero) ke UPS tidak stabil. Temuan itu menjadi salah satu alasan Kementerian tidak mengizinkan Terminal 3 dipakai untuk melayani arus mudik lebaran pada Juli lalu.

Terminal 3 akhirnya baru bisa diresmikan pada hari ini. Mulai Selasa dinihari, Garuda Indonesia memindahkan semua penerbangan domestiknya dari Terminal 2F ke Terminal 3.

Dalam keterangan tertulis hari ini, Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan operasi Terminal 3 sudah berjalan lancar. Mantan direktur utama Angkasa Pura II itu mengatakan semua sarana dan prasarana yang terpasang telah berfungsi dengan baik. "Bulan depan, penerbangan internasional Garuda mulai pindah ke Terminal 3 dan mulai November semua maskapai anggota SkyTeam pindah ke Terminal

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...