Ternyata Agama Seseorang Pengaruhi Bentuk Hantu yang Bisa Dilihat

Ternyata Agama Seseorang Pengaruhi Bentuk Hantu yang Bisa Dilihat

Minggu, 15 Sep 2019 | 19:00 | Sofia Citradewi

Sebagian besar aliran Protestan saat ini tidak bicara banyak soal keberadaan hantu, namun teologi Katolik tetap terbuka pada hal ini. Penganut Katolik meyakini bahwa Tuhan dapat mengizinkan orang yang sudah mati untuk berkunjung ke Bumi, tapi otoritas gereja mengharamkan kegiatan supranatural seperti memanggil roh orang mati atau bermain jelangkung.

Pada beberapa agama, seperti Voodoo, roh dan hantu memiliki peran penting. Agama seperti Buddha dan Hindu meyakini adanya hantu, tapi hantu tidak punya peran penting dalam hidup beragama.

Bagi penganut Hindu, hantu adalah jiwa orang yang meninggal karena kekerasan atau orang yang tidak dimakamkan dengan cara dan ritual yang layak. Hantu di Buddha adalah orang yang sudah bereinkarnasi yang sedang melepas karma buruk.

Penganut Islam tidak percaya orang mati bisa datang menjadi hantu, jadi bagi orang Muslim hantu itu ulah jin - makhluk yang memiliki elemen spiritual dan fisik, dan memiliki niat baik atau buruk tergantung situasi.

Ada beberapa agama lain, seperti Saksi Yehovah, yang juga percaya penampakan hantu adalah penyamaran setan, bukan roh orang mati.

image0

Penganut Yahudi biasanya dilarang melakukan kegiatan supranatural yang berkaitan dengan orang mati, dan tidak ada konsensus yang jelas tentang hantu dalam ajaran Yahudi. Namun, ada hantu jahat Dybbuks dan hantu baik Ibburs yang mencoba ikut campur masalah manusia dalam cerita-cerita Yahudi.

Tampaknya orang-orang dari berbagai era, agama, dan budaya selalu penasaran tentang dunia spiritual setelah kematian.

Ini menunjukkan pemikiran, ketakutan, dan pandangan tentang kematian itu menyatu dalam hidup manusia. (The Conversation/Frank T. McAndrew)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...