Ternyata Ini Alasan Kiper Vietnam  Dapat Kartu Merah
reaksi kiper Vietnam saat menerima kartu merah/foto: Vivaco

Ternyata Ini Alasan Kiper Vietnam Dapat Kartu Merah

Kamis, 8 Des 2016 | 10:46 | Gunawan Wibisono

WinNetNews.com - Pertandingan semifinal leg kedua piala AFF 2016 antara Vietnam dan Indonesia masih menyimpan pertanyaan dibenakMedia Vietnam terkait kartu merah yang diterima kiper mereka, Tran Nguyen Manh (24), saat bertanding diStadion My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12).

Nguyen Manh diusir wasit asal China yang memimpin pertandingan, Fu Ming, pada menit ke-76.

Karena insiden tersebut, Vietnam terpaksa memainkan bekQue Ngoc Hai sebagai pengganti Nguyen Manh di bawah mistar dalam sisa laga hingga babak tambahan.

Hal itu terjadi karena stok pergantian pemain Vietnam sudah habis. Kartu merah Nguyen Manh muncul ketika Indonesia sudah unggul 1-0 melalui gol Stefano Lilipaly (54').

"Mengapa Nguyen Manh dikeluarkan wasit?" Begitu bunyi judul artikel di VNexpress.

"Adakah yang mengerti kenapa kiper Vietnam diusir wasit?" tulis media yang berbasis di Hanoi, Kenh 14.

Dilansir dari kompascom, kebingungan muncul karena tayangan ulang insiden yang menyorot aksi Nguyen Manh tidak ditampilkan secara jelas.Kejadian ini lebih bisa diamati dalam sudut pengambilan gambar yang berbeda dari stasiun televisi VTV6 (Vietnam TV).

Baca juga:Kalahkan Vietnam dengan Agregat 4-3, Indonesia Berhasil Maju ke Babak Final Piala AFF Suzuki 2016

Berawal dari situasi sepak pojok oleh Indonesia, Nguyen Manh meninju bola di tengah duel dengan Bayu Pradana. Keduanya terjatuh.

Mereka lalu bangun, tetapi Bayu bereaksi dengan kesakitan memegangi punggungnya. Pada awalnya, wasit menilai Bayu melakukan pelanggaran akibat dorongan terhadap Nguyen.

Namun, setelah berkomunikasi dengan asisten wasit, Fu Ming menghukum Nguyen dengan kartu merah akibat reaksi sang kiper menendang punggung Bayu ketika hendak bergerak bangun.

"Banyak orang menilai Nguyen dihukum karena reaksi berlebihan kepada wasit. Namun, dari pengamatan selanjutnya, dia terlihat melanggar pemain Indonesia. Jika itu yang terjadi, kartu merah masuk akal," tulis Kenh 14 dalam berita susulannya.

Laga pun berakhir imbang 2-2. Hasil ini menguntungkan Indonesia karena tim Garuda lolos ke final dengan keunggulan agregat 4-3 setelah menang 2-1 pada semifinal pertama di Bogor (3/12) lalu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...