Ternyata Ini Lho Alasan Pedagang Naikkan Harga Tiap Jelang Puasa
ilustrasi

Ternyata Ini Lho Alasan Pedagang Naikkan Harga Tiap Jelang Puasa

Minggu, 7 Mei 2017 | 12:19 | Rusmanto

WinNetNews.com - Meningkatnya harga sejumlah kebutuhan pokok jelang puasa hingga Lebaran seperti jadi rutinitas. Pada saat itu juga, masyarakat perlu menyiapkan dana lebih untuk bisa berbelanja.

Apakah bisa harga-harga kebutuhan pokok tak naik jelang puasa hingga Lebaran?

"Kalau ada ritme, ada tahapan, dan persiapan yang matang dari kementerian-kementerian terkait. Harga pangan bisa didorong untuk tidak naik. Salah satunya dengan produksi yang aman," ujar Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansyuri di Jakarta, sabtu (6/5/2017).

"Lalu, kalau pasar itu stoknya melimpah, maka yang pertama spekulan tidak mungkin memainkan harga. Yang kedua pedagang akan berhitung dan berpikir, dia tidak akan laku kalau menjual dengan harga tinggi. Karena banyak pedagang lain yang menjual lebih murah, karena stoknya banyak," sambungnya.

Lebih lanjut Abdullah menjelaskan, kenaikan harga pangan menjelang puasa hingga Lebaran normal terjadi. Namun, yang harus dijaga adalah tingkat kenaikan dari tingginya harga penjualan tersebut.

"Dalam sejarah puasa (kebutuhan pokok) memang selalu naik, karena ini persoalan supply and demand, masalah permintaan dan stok. Tetapi ukuran keberhasilannya itu, kenaikannya terukur di batas wajar," kata dia.

"Kenaikannya itu paling tinggi 20%, jadi tidak boleh lebih tinggi dari 20%. Kalau masih 10%, itu masih dalam batas wajar. Itu kalau dievaluasi dari tahun-tahun sebelumnya," tutupnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...