Ternyata Karangan Bunga Kiriman Masyarakat Ada yang Memuat Kalimat Tak Pantas
Salah satu karangan bunga yang diterima dan terpajang di dalam Kompleks Mabes Polri/Foto: Zool WNN

Ternyata Karangan Bunga Kiriman Masyarakat Ada yang Memuat Kalimat Tak Pantas

Kamis, 4 Mei 2017 | 15:35 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Hasil seleksi ketat yang dilakukan petugas dari Mabes Polri menemukan beberapa karangan bunga yang terkirim dari masyarakat ternyata memuat kata-kata yang tidak pantas. Tentu saja karangan bunga itu tidak akan terpajang di kompleks Mabes Polri.

"Ada beberapa memang yang memuat kata-kata yang tidak tepat menurut kami sehingga sudah kami lakukan seleksi. Jadi tidak semua bunga-bunga yang ada, dikirim masyarakat, langsung dipasang. Ada beberapa dicek. Kalau tidak tepat, dipinggirkan dululah," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto di kantornya, Jakarta, Kamis (04/05/2017).

Setyo mengatakan, pihaknya mau menerima karangan bunga jika ucapannya menjaga keutuhan NKRI dan menjaga Pancasila. Karangan bunga yang ditolak ucapannya jika tak terkait Bhinneka Tunggal Ika, keutuhan NKRI dan menjaga Pancasila.

"Tidak tepat itu, tidak terkait dengan masalah dari sebagian besar masyarakat untuk menjaga NKRI. Tapi ada saja yang mengirim dengan maksud lain," ujarnya.

Terkait jumlah, Setyo menyatakan, karangan bunga yang hingga saat ini telah terpasang berjumlah 1.101 papan karangan bunga.

"Ya seperti rekan-rekan lihat di sekitar Mabes Polri sekarang ada sekitar seribu lebih sampai siang ini tepatnya 1.101 kita cek tadi," jelasnya.

Dia menambahkan, adanya karangan bunga membuat Mabes Polri mendapatkan motivasi menjaga keutuhan NKRI. Masyarakat juga peduli terhadap kinerja aparat kepolisian untuk menegakkan hukum.

"Mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang mengirim bunga ke Mabes Polri karena mengirim bunga ini sebagai wujud kepedulian masyarakat untuk mendukung Polri. Dengan adanya Polri mendapat kiriman bunga serasa mendapatkan suatu dukungan katakanlah menambah lagi untuk bertugas dalam menjaga NKRI ini wujud dari masyarakat yang cinta NKRI dan menolak intoleransi," tutupnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...