Moderator Debat Capres, Ira Koesno Pernah Terkena Sanksi Di Era Soeharto

Aldina Putri Nst
Aldina Putri Nst

Moderator Debat Capres, Ira Koesno Pernah Terkena Sanksi Di Era Soeharto google.com

WinNetNews.com - Ternyata bukan hanya dua pasangan Capres dan Cawapres ini yang menarik perhatian warganet, tapi juga moderator yang memimpin jalannya debat tadi malam.

Terutama sorotan yang tertuju kepada Ira Koesno bikin warganet jadi salah fokus karena di usianya yang hampir menginjak kepala 5 ini dia tetap terlihat cantik dan awet muda.

Sumber foto: google.com

Nama Ira Koesno sudah cukup familiar di pers Indonesia, apalagi penampilan Ira yang tampil sangat memukau di dalam debat Pilkada DKI Jakarta 2017 yang lalu. Mungkin tidak  banyak yang tahu, kalau Ira Koesno adalah sosok yang menjadi moderator debat pilpres pertama sepanjang sejarah Indonesia pada tahun 2004 silam.

Ira mengawali kariernya sebagai akuntan tapi setelah itu dia beralih profesi menjadi jurnalis di Liputan6. Ira sempat memicu kontroversi pada 17 Mei 1998, dimana itu selang beberapa hari sebelum jatuhnya Presiden Soeharto.

Nah, masalahnya berawal pada saat Ira Koesno mewawancarai Menteri Negara Lingkungan Hidup Sarwono Kusumaatmadja. Di dalam wawancara itu, muncul istilah "cabut gigi" yang ditujukan untuk permintaan terhadap turunnya Soeharto saat Orde Baru.

"Untuk mengobati pemerintahan yang sedang 'sakit gigi', perlu dicabut giginya yang sakit"  kata Sarwono saat itu. Gigi yang sakit itu ternyata ditujukan kepada Presiden Soeharto yang sudah dianggap tidak mampu lagi untuk mengembalikan kestabilan kondisi pemerintahan Indonesia. Karena tayangan tersebut, Ira Koesno diberi sanksi.

Walaupun sempat beberapa kali mengalami kepahitan di dalam dunia pers, ternyata kariernya tetap lanjut dan menjadi semakin baik.

Sumber foto: google.com

Yang menjadi salah satu buktinya, ketika debat pilpres pertama di Indonesia digelar pada tahun 2004, Ira dipilih oleh KPU untuk menjadi moderator. Setelah saat itu, nama Ira pun tak tersentuh oleh media lagi. Dan ternyata dia telah membuat jasa konsultan bernama Irakoesno Communications.

Wow, perjalan yang cuku panjang ya Mbak Ira!

Apa Reaksi Kamu?