Ternyata Penerimaan Pajak Tidak Banyak Perubahan Walau Ada Tax Amnesty
menteri Keuangan Sri Mulyani

Ternyata Penerimaan Pajak Tidak Banyak Perubahan Walau Ada Tax Amnesty

Kamis, 13 Okt 2016 | 08:45 | Rusmanto

WinNetNews.com - Pemerintah telah mendapatkan uang tebusan sebesar Rp 97,2 triliun pada penutupan periode pertama tax amnesty . Hal itu berdampak pada meningkatkan penerimaan negara dari sektor perpajakan. Tetapi Menkeu Sri Mulyani menyebut adanya tax amnesty ini pendapatan negara hampir sama dengan tahun lalu.

Sri Mulyani mengatakan penerimaan perpajakan hingga September 2016 meningkat menjadi Rp 896,1 triliun yang terdiri dari pendapatan PPh non migas sebesar Rp 476,5 triliun yang mana pendapatan karena tax amnesty telah masuk di dalamnya.

Sebagai pembanding, berdasarkan data Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, hingga 30 September 2015, Penerimaan perpajakan Rp 800,9 triliun yang meliputi pajak dalam negeri Rp 775,3 triliun dan pajak perdagangan internasional Rp 25,7 triliun.

Artinya, hanya terjadi kenaikan tipis sekitar 11,87% pada penerimaan pajak tahun ini dibanding tahun lalu meskipun tahun ini ada program tax amnesty .

Menurut Sri perlu ada kewaspadaan yang harus dilihat untuk 3 bulan terakhir yaitu pada Oktober-Desember. Hal itu karena seluruh penerimaan negara terutama non migas dan PPn untuk penerimaan negara memang masih sangat kurang karena pemerintah menargetkan ada peningkatan asumsi 35% dari penerimaan negara.

Ia mengatakan meskipun telah ada tax amnesty, pendapatan pemerintah hampir sama dengan tahun lalu. Oleh karena itu penyesuaian atau pemotongan anggaran pada APBNP tahun 2016 ini sangat diperlukan ketika melihat pendapatan negara dari pajak dan cukai belum mencapai target.

Jika dilihat dari pendapatan cukai pada beberapa bulan belakangan turun daripada tahun 2016. Pemerintah menargetkan Rp 148 triliun tetapi diperkirakan hanya mencapai Rp 145 triliun hingga akhir tahun sehingga ada short sekitar Rp 3 triliun.

Pendapatan negara atas Cukai realisasi sampai akhir September ini adalah Rp 78,6. Realisasi ini bahkan lebih rendah daripada tahun lalu sebesar Rp 10 triliun secara nominal.

"Secara persentase total anggaran juga masih di bawah tahun lalu adalah 61% pada akhir September tahun ini hanya 53% dari total keseluruhan target penerimaan cukai tahun ini," kata Sri.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...