Ternyata Spa Baby Kurang Baik untuk Tumbuh Kembang Anak!

Ternyata Spa Baby Kurang Baik untuk Tumbuh Kembang Anak!

Senin, 15 Mei 2017 | 16:27 | kontributor

winnetnews.com - Pijat dan mandi adalah salah satu saran para pakar kesehatan untuk memberikan stimulasi bagi para bayi. Sekarang banyak sekali orang tua yang memakai jasa spa bayi untuk melakukan stimulasi kepada bayinya.Meskipun kelihatannya lebih bergengsi dari pada melakukan pemijatan sendiri oleh sang ibu, cara ini dianggap kurang tepat dilakukan pada bayi.

Stimulasi memiliki sifat multisensori, tujuannya adalah untuk memperkaya pengalaman sensori bayi melalui orang tuanya langsung. Selain itu, memijat bayi sendiri dirumah juga dianggap lebih hemat dan tidak merepotkan. Karena tidak memerlukan bahan-bahan khusus untuk memijatnya. Cukup sentuhan dari orang tuanya saja.

Meskipun begitu, dalam memijat bayi juga diberlakukan bebarapa aturan, misalnya dengan melakukan usapan-usapan terlebih dahulu kepada bayi (dielus-elus). Durasi pemijatan pun tidak terlalu lama, sekitar 10 sampai 15 menit. Pemijatan sebaiknya dilakukan rutin setiap hari sehabis mandi selama 6-7 bulan pertama kehidupannya.

Sebaiknya juga jangan pakaikan bedak pada bayi, karena jika terhirup bisa mengganggu pernapasan bayi dan mengakibatkan alergi. Kalaupun ingin memakai bedak, jangan ditepuk-tepuk untuk mengatasi agar bedak tidak terhirup. Selain itu pemakaian bedak pada bayi juga bisa mengakibatkan pori-pori bayi tertutup sehingga bisa menyebabkan bintik-bintik di kulit. Sebaiknya gunakan lotion atau minyak kelapa untuk memijat bayi setelah mandi.

Kebiasaan memijat bayi juga bisa menghilangkan stress pada bayi, meredakan kolik yang sering kali dialami bayi. Tujuh puluh persen tumbuh gigi itu akan panas. Tapi kalau dipijat ini kan pembuluh darahnya melebar sehingga panasnya menurun. Nah kalau masih panas bunda bisa menambahkannya dengan memberikan obat penurun panas.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...