Teror Penembakan Hantui Kota Magelang, 6 Wanita Jadi Korban

Teror Penembakan Hantui Kota Magelang, 6 Wanita Jadi Korban

Kamis, 21 Apr 2016 | 20:22 | Rike

WinNetNews.com-Sedikitnya ada 6 orang yang kebanyakan wanita diduga jadi korban penembakan orang tidak dikenal di kawasan Jalan Pemuda (Pecinan) Kota Magelang. Kasus penembakan itu kini masih dalam penyelidikan Polres Magelang Kota. Ditargetkan dengan waktu secepatnya pelaku penembakan tersebut berhasil ditangkap.

 

Informasi didapat menyebutkan, aksi penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal itu dilakukan menjelang tutupnya sejumlah toko di kawasan Jalan Pemuda (Pecinan) yang jadi jantung Kota Magelang. Teror penembakan yang diduga gunakan senapan angin atau airsoft gun itu sudah berlangsung sejak awal bulan hingga Rabu malam 20 April kemarin. Rupanya aksi teror yang buat rasa ketakutan karyawan toko tersebut berlangsung berurutan. Informasi dari lokasi kejadian, aksi penembakan ini terjadi mulai Sabtu malam 16 April, sampai Rabu malam 20 April. Malaha, hanya selang beberapa jam, dua korban terluka.

 

Kejadian pertama dialami karyawan Apotek Enggal, Agustri Purnami (28) warga Dusun Tegal, Rejopanjang, Ambarawa yang bermaksud pulang ke indekos di Bogeman, Kota Magelang. Usai tutup apotek dia bermaksud pulang menyeberangi jalan dan baru berjalan sekitar 10 langkah, tiba-tiba dikejutkan suara letusan.Selang beberapa menit kemudian, dia merasakan nyeri di pinggang bagian kiri dan dilihatnya mengalami luka memar. Dia terus pulang dan sampai indekosnya diberitahu pemilik indekos bahwa dia terkena luka tembak, kemudian dibawa menuju RSUD Tidar untuk diobati. Namun setelah dilakukan rongent tak ada peluru atau benda yang masuk di pinggangnya.Kejadian ini kembali terjadi sekitar pukul 21.10 WIB, korban Dwi Mega S (16) warga Karanggading, usai makan di kawasan Alun-alun Kota Magelang yang bermaksud pulang. Tapi saat berjalan sampai di kawasan Pecinan, tiba-tiba dikejutkan suara letusan dan bersamaan itu merasakan kesakitan di paha bagian kanan sampai tak bisa berjalan. Ketika itu, dengan minta bantuan tukang ojek, dia dibawa menuju RSUD Tidar.

 

Namun usai di-rongent tak ada benda di bekas yang terluka tersebut. Dua kejadian aksi teror diduga penembakan itu dilaporkan kepada petugas Polres Magelang Kota.Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Purwanto mengatakan, aksi penembakan diduga memakai senapan angin atau airsoft gun. Sejauh ini, pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk ungkap motif ataupun pelakunya.

 

“Kami telah sebar Intel dan Resmob untuk mencari pelakunya,” jelas Edi di sela-sela menghadiri Peringatan Hari Kartini di Pendapa Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Kamis (21/4/2016).Menurut Edi, sejauh ini sudah ada empat korban yang telah dimintai keterangan. Korban kebanyakan wanita dan kejadian dilakukan jelang toko tutup. “Saksi yang telah kami periksa antara 4-5 orang. Harapan kami secepatnya pelaku terungkap,” tegas Edi.

 

Sumber&foto:sindonews.com

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...