Teroris Menarget Polisi

Teroris Menarget Polisi

Jumat, 15 Jan 2016 | 13:31 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan, target utama teroris yang beraksi di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat Kamis (14/1) kemarin adalah kepolisian. Bahkan pihaknya mengaku telah menyampaikan hal ini pada markas-markas kepolisian yang ada di lapangan.

"Target utama memang kepolisian. Kenapa kami jadi target, karena kami yang selama ini menghalangi dan menangkap mereka," ujar Badrodin di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/1).

Saat ini pihaknya telah bergerak untuk melakukan upaya pengejaran maupun penangkapan yang terkait dengan kasus ledakan kemarin. "Biarkan polisi bekerja. Kalau sudah jelas, pelaku sudah jelas, nanti pasti diinformasikan," tegasnya.

Ia pun meminta pada awak media, jika ada info berkembang yang tidak jelas sumbernya agar tidak dimuat. Sebab banyak orang yang kemudian membagikan info bahwa polisi sudah menangkap, bahkan bilang ada ancaman di sejumlah tempat. "Media harus cek langsung ke polisi," imbuhnya.

 

Badrodin juga tak membantah jika para pelaku ini terkait dengan kelompok Sumedang, Jawa Barat. Namun pihaknya mesti melakukan pemeriksaan seperti DNA terduga pelaku dengan pihak keluarganya di Sumedang.

‪‪"Kami pastikan mereka jaringan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria). Dugaannya memang itu juga (terkait kelompok Sumedang), tapi harus dicek lanjut. Keluarganya di Sumedang akan kami ambil darah untuk mencocokkan," imbuhnya.‬‬

Selain para pelaku, pihaknya juga akan melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap orang-orang yang membantu atau memfasilitasi aksi para teroris. "Andaikan bukan pelaku tentu yang terkait harus dilakukan pengejaran dan penangkapan. Pasti itu ada orang-orang yang membantu di belakang, siapa yang membeli, siapa yang berusaha merakit, siapa yang memfasilitasi, apakah itu bukan pelaku?" tandasnya.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...