Skip to main content

Terus Melonjak Transaksi e-Banking di RI

Terus Melonjak Transaksi e-Banking di RI

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, dalam beberapa tahun terakhir jumlah nasabah, frekuensi, dan nilai transaksi electronic banking (e-banking) di Indonesia terus berkembang signifikan.

Frekuensi penggunaan e-banking meningkat mulai dari 3,79 miliar di 2012, 4,73 miliar di 2013, dan 5,69 miliar di 2014.

Sedangkan volume penggunaan e-banking meningkat mulai dari Rp 4.441 triliun di 2012, Rp 5,495 triliun di 2013, dan Rp 6,447 triliun di 2014.

Demikian dikatakan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Irwan Lubis saat acara Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Bijak e-Banking, di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (14/9/2015).

"Ke depan volume transaksi akan meningkat tajam. Ini akan menjadikan efisiensi biaya, tidak perlu menggunakan kantor dan karyawan berkurang. Prinsip bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja dan debit waktu tidak terbatas," jelas dia.

Irwan menyebutkan, saat ini saluran yang digunakan pun semakin beragam. Ke depannya, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat (less cash society), maka jumlah nasabah, frekuensi dan nilai transaksi e-banking tersebut akan semakin mendominasi transaksi perbankan.

Dari hasil pengawasan OJK, Irwan mengungkapkan, tidak dapat dipungkiri penyelenggaraan layanan e-banking perlu juga diwaspadai terhadap segala bentuk kecurangan.

Oleh karena itu, OJK sangat concern dengan perkembangan produk dan layanan e-banking terutama bank penyelenggara untuk benar-benar menerapkan prinsip kehati-hatianm termasuk mempunyai manajemen risiko, infrastruktur, dan kontrol yang andal.

Terkait hal itu, OJK meluncurkan buku 'Bijak Ber-eBanking' yang diharapkan bisa menjawab berbagai kebutuhan atas perkembangan e-banking dan bagian dari wujud tanggung jawab OJK terhadap stakeholder terutama masyarakat luas.

"Waspadai masalah kejahatan sistem e-banking. Kegagalan transaksi yang berhubungan dengan delivery channel, dan lain-lain," kata Irwan.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top