Tes Baca Alquran di Lelang Jabatan, Ade Armando: Kita Tidak Butuh ASN yang Pintar Mengaji
Foto: Republika

Tes Baca Alquran di Lelang Jabatan, Ade Armando: Kita Tidak Butuh ASN yang Pintar Mengaji

Kamis, 3 Sep 2020 | 10:50 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando mengungkapkan pendapatnya mengenai penilaian kepintaran dan kecakapan seorang aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya hal tersebut tak bisa dilihat dari bisa tidaknya orang itu membaca Alquran.

Ade pun mendesak Menteri Dalam Negeri agar segera mengambil tindakan terkait dengan kebijakan pemerintah daerah di Gowa Sulawesi Selatan.

“Keterbelakangan di Gowa. Para Aparatur Sipil Negara di sana harus bisa mengaji Al Quran. Harap dipahami, kemampuan mengaji itu tidak ada hubungannya dengan kepintaran, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan dan integritas seseorang. Menteri Dalam Negeri harus segera bertindak.” ungkap Ade Armando di akun facebooknya Senin (1/9).

“Kita tidak butuh ASN yang pintar mengaji.” lanjut dia.

Sebelumnya ramai diberitakan bahwa sebanyak 76 ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengikuti tes kompetensi membaca Alquran di Baruga Tinggimae Rumah Jabatan Bupati Gowa pada Minggu lalu.

Tes tersebut diketahui merupakan salah satu rangkaian selesksi untuk peserta untuk mengikuti lelang jabatan dan telah mendapat izin dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Seleksi tersebut dilakukan untuk mengisi jabatan eselon II, III, dan IV yang kosong

“Ini bagian dari seleksi kompetensi yang mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri untuk pelantikan. Tes mengaji ini untuk prasyarat untuk mendukung jabatan di Kabupaten Gowa,” kata Muh Basir, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gowa kepada wartawan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...