Teten: Bisa Saya Katakan Istana Relatif Clean dari Korupsi

Teten: Bisa Saya Katakan Istana Relatif Clean dari Korupsi

Selasa, 15 Mar 2016 | 11:27 | Rusmanto
WinNetNews.com - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan, korupsi sangat erat kaitannya dengan kualitas demokrasi. Teten menilai, budaya korupsi bukan hanya karena moral yang bermasalah, namun juga karena sistem demokrasi yang belum matang.

" Abuse of power akan tumbuh subur dalam sistem tertutup dan penegakan hukum yang sangat lemah. Semakin demokrasi berkualitas maka korupsi menurun," kata Teten di Hotel Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2016).

Sebaliknya, negara yang belum lama menerapkan sistem demokrasi, aktivitas korupsinya cenderung lebih tinggi. Bahkan menurutnya, pembangunan demokrasi akan mengalami kegagalan oleh praktik korupsi yang melampaui batas.

Teten mengatakan, di era pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini, perbaikan birokrasi dan tata kelola pemerintahan memang tidak terlalu berbeda dengan presiden sebelumnya. Namun Presiden Jokowi memberikan keteladanan yang baik dan konsisten dalam pencegahan korupsi.

"Jokowi hadir dengan kesederhanaan tidak punya konflik kepentingan dengan bisnis beliau. Jadi keterlaluanlah kalau Presiden enggak mroyek ('main' proyek), masak menterinya mroyek, misalnya," ujar Teten.

Keteladanan atas sikap sederhana Presiden Jokowi ini, menurutnya, sangat berpengaruh dengan kondisi Istana. Dia yakin saat ini tindak korupsi di Istana relatif tidak ada.

"Istana bisa saya katakan relatif clean dari korupsi," kata Teten.

disadur dari situs detik

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...