The Dixie Chicks Ubah Nama Band Setelah Diprotes
Foto: The Current

The Dixie Chicks Ubah Nama Band Setelah Diprotes

Jumat, 26 Jun 2020 | 08:45 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Grup musik The Dixie Chicks mengubah nama mereka menjadi The Chicks. Perubahan nama ini dilakukan oleh grup musik country tersebut, setelah mendapatkan protes untuk menghapus kata ‘Dixie’ dalam nama mereka.

Dikutip dari Entertainment Weekly, kata ‘Dixie’ yang ada di tengah-tengah nama grup musik ini selama 31 tahun, sering dikaitkan dengan perbudakan. Hingga akhirnya pada Kamis (25/6) kemarin, mengganti nama menjadi The Chicks dan merilis lagu berjudul ‘March March’ yang bertema aksi protes.

“Kami ingin bertemu momen ini,” ujar para personil The Chicks.

The Chicks berasal dari Texas, Amerika Serikat dan nama mereka terinspirasi dari album serta lagu ‘Dixie Chicken’ milik Little Feet pada 1973. Diketahui terdapat band lain yang juga mempunyai nama The Chicks dan keduanya sudah sepakat untuk menggunakan nama tersebut bersamaan.

“Sangat berterima kasih kepada ‘The Chicks’ dari NZ atas sikap ramah mereka yang memungkinkan kami untuk membagi nama mereka,” ujar personil Dixie Chicks terdahulu.

“Kami merasa terhormat berbagi kehadiran bersama di dunia ini dengan saudara-saudara yang bertalenta,” imbuhnya.

Perubahan nama grup musik setelah mendapatkan protes yang berkaitan dengan tindakan perbudakan, juga sudah dilakukan lebih dulu oleh Lady Antebellum. Mereka memperpendek nama bandnya menjadi Lady A, dua minggu yang lalu.

“Ketika kami bersama hampir 14 tahun yang lalu, kami menamai band kami dengan gaya rumah ‘Antebellum’ di daerah Selatan tempat kami mengambil foto pertama kali,” jelas Lady A.

Mereka kemudian menambahkan, “Tapi kami menyesal dan malu untuk bahwa kami tidak memperhitungkan asosiasi yang mempertimbangkan kata ini merujuk pada periode sejarah sebelum Perang Saudara, yang termasuk perbudakan.”

Video musik ‘March March’ milik The Chicks memasukkan beberapa potongan rekaman dari aksi protes selama beberapa dekade. Selain itu, terdapat pula kumpulan nama pria dan wanita kulit hitam yang dibunuh oleh polisi.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...