'The Night Of Hate Comments' Umumkan Tamat Usai Sulli Meninggal, Ini Respon Netizen

Nisa Diniah
Nisa Diniah

'The Night Of Hate Comments' Umumkan Tamat Usai Sulli Meninggal, Ini Respon Netizen Foto: Pinterest

Winnetnews.com - Meninggalnya Sulli pada Senin (14/10) memang masih membawa duka yang mendalam hingga kini. Mantan member girl group f(x) itu dilaporkan bunuh diri karena depresi tidak kuat menahan berbagai komentar jahat yang ia terima. 

Banyak netizen yang ikut menuduh depresi yang dialami Sulli juga disebabkan karena ia bergabung menjadi salah satu MC di program JTBC "Night of Hate Comments", sebuah program yang menampilkan para bintang tamu selebriti membahas soal komentar jahat yang ditujukan pada mereka.

Karena itulah, banyak netizen yang mendesak JTBC untuk menghentikan penayangan "Night of Hate Comments". Setelah lama memilih bungkam, pada hari Senin (21/10), pihak produksi akhirnya buka suara dan mengumumkan bahwa program tersebut akan berhenti tayang.

"JTBC 'Night of Hate Comments' diakhiri pada episode 16 yang tayang pada 11 Oktober. Setelah mempelajari berita sedih tentang salah satu dari MC 'Night of Hate Comments' dan merenungkan arah produksi, kami memutuskan untuk menghentikan produksi program karena kami menilai bahwa program itu tidak dapat berlanjut setelah tidak adanya almarhum," ujar perwakilan pihak produksi.

"Kami memikirkan waktu kami bersama Sulli yang percaya diri dan cantik sebagai suatu kehormatan dan kami berharap dia akan beristirahat dengan tenang. Kami berterima kasih kepada penonton yang peduli pada 'Night of Hate Comments' dan bersimpati dengan niat kami untuk meningkatkan peringatan tentang komentar jahat.," lanjut pihak produksi.

Keputusan "Night of Hate Comments" untuk menghentikan penayangannya pun langsung menuai beragam komentar dari netizen. Banyak yang menilai bahwa keputusan tersebut adalah keputusan yang tepat. Simak beberapa komentar netizen dikutip dari situs Nate:

"Aku yakin para produser merasa tidak enak mengetahui bahwa acara yang mereka mulai dengan niat positif telah berakhir seperti ini," komentar seorang netter.

"Bukan karena acara tersebut tidak bisa dilanjutkan tanpa Sulli tetapi lebih dari itu dampak negatif dari acara tersebut telah meningkat. Tidak semua niat positif berakhir dengan hasil positif. Namun, aku pikir itu tidak adil untuk menyalahkan acara tersebut dan memberikan komentar seperti 'Aku tahu ini akan berakhir seperti ini'", seru netter lain.

"Acara ini memiliki niat positif ... tapi aku pikir akan lebih baik jika mereka memiliki panelis ahli psikologi yang bisa memberikan saran kepada para selebriti tentang bagaimana menangani komentar kebencian untuk kesehatan mental mereka. Aku pikir itu berbahaya memilih Sulli membaca semua itu tanpa memberinya sesuatu untuk mengatasi trauma," tutur netter lain.

"Acara ini akan lebih baik jika mereka menyertakan panelis seorang dokter untuk memberikan penjelasan tambahan. Jelas, Sulli adalah anggota pertama di acara itu karena dia memiliki komentar yang paling dibenci. Itu salah jika berpikir bahwa dia akan baik-baik saja melalui semua itu. Aku rindu Sulli," seru netter lain.

"Tidak peduli seberapa kuat mentalmu, aku pikir tidak baik bagimu secara emosional untuk membaca hal-hal itu setiap minggu," tambah netter lain.

"Tidak peduli seberapa positif niat mereka, itu bukan ide yang baik untuk memberitahu orang yang sakit untuk terus berbicara tentang apa yang membuat mereka sakit. Aku tidak akan menyalahkan siapa pun, tetapi mengakhiri tayangan adalah keputusan terbaik," sambung netter lain.

"Gagasan yang lebih baik untuk acara ini adalah dengan mengcasting seorang komentator kebencian yang sebenarnya dan meminta mereka membacanya kembali kepada selebriti yang mereka tinggalkan dan kemudian menegur mereka karena menulis komentar itu," kata netter lain.

"Apakah kalian pernah melihat versi Jimmy Kimmel? Setidaknya mereka membiarkan para selebriti berbicara kembali dengan sepenuh hati, bersumpah dan semuanya. Selebriti di "Night of Hate Comments" bahkan tidak bisa mengatakan apa-apa karena imej mereka. Aku harap tidak pernah ada acara seperti ini lagi. Betapa malangnya," lanjut netter lain.

Apa Reaksi Kamu?