(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

The Tielman Brothers Yang Melegenda Di Mancanegara, Tapi Tidak Dikenal Di Indonesia

Kontributor 3
Kontributor 3

The Tielman Brothers Yang Melegenda Di Mancanegara, Tapi Tidak Dikenal Di Indonesia The Tielman Brothers

WinNetNews.com - Para penggemar musik mungkin tak asing lagi dengan nama musisi dan band-band masa lampau. Dari manca negara sebut saja Jimmy Hendrix, The Beatles, Led Zepellin, Rolling Stones, ataupun yang agak terkini; Aerosmith. Dari dalam negeri tentu banyak yang hafal dengan karya-karyanya Pambers, Koesploes, atau juga God Bless. Namun jauh sebelum band-band itu ada, perlu diketahui bahwa sejatinya Indonesia juga sempat memiliki band legendaris yang sangat terkenal justru di manca negara, utamanya di belahan bumi Eropa,The Tielman Brothersnamanya.

The Tielman Brothers adalah sebuah nama band yang para personelnya sangat akrab dengan bumi Indonesia lantaran Herman Dirk Tielman –ayah Tielman bersaudara ini adalah pria kelahiran Menado tahun 1904, sementara Flora Lorine Hess –ibu dari Tielman bersaudara adalah wanita keturunan Jerman yang lahir di Madiun tahun 1901. Dari pernikahan Herman dan Flora Lorine ini mereka mendapatkan; Reggy (Reginald), Ponthon, Andy, Loulou (Herman Lawrence), dan Jane (Janette Loraine), semuanya lahir dan berkembang di Indonesia. Sebelum menikah dengan Herman Tielman, Lorina Hess juga sempat menikah dengan Louis Napoleon Uchtmann dan mendapatkan 4 anak; Jack, Lieke, Kitty dan Ralph.

Dari Surabaya Rock Indonesia Bergema

Surabaya sepertinya memang menjadi kota yang tak bisa dipisahkan dari musik cadas. Jika masih ingat namamungkin kita akan langsung terngiang dengan nama-nama artis & band rock terkenal Indonesia. Ada Ita Purnamasari, Mel Shandy, Lady Avisha, Nicky Astria, Power Metal, Grass Rock, El Palmas, Kaisar, Boomerang, dan juga Jamrud.

Akan tetapi sungguh disayangkan, masih sangat sedikit khalayak yang mengenal kebesaran nama band bernama Tielman Brother.Nama band legendaris ini seperti tak pernah tersentuh dalam sejarah musik rock tanah air, ironisnya kitapun tak begitu mengerti alasan pastinya.Hanya saja sepertinya ada aroma kekhawatiran pihak penguasa apabila membanggakan grup band bentukan komandan tentara KNIL, hal ini akan dianggap sebagai tindakan kontrarevolusi pada orde lama.

Permainan gitar ala keroncong-Portugis yang telah dimulai sejak abad 14 menjadi warna yang dikemas dan dipadukan dengan jenis musik manca serta musik daerah. Hingga timbullah genre musik dengan nama ‘Indo Rock’ yang selanjutnya lebih dikenal mendunia dengan sebutan musik ‘rock n roll.’

1957 Hijrah ke Belanda

Tahun 1957 Tielman bersaudara masih sering mengadakan tour musiknya di Indonesia, saat itu ada tuntutan mengubah status kewarganegaraan Belanda menjadi Indonesia. Atas berbagai pertimbangan pada akhirnya Herman Tielman lebih memilih untuk tetap berkewarganegaraan Belanda, Herman juga memilih memboyong semua keluarga untuk hijrah menuju negri Belanda dengan alasan dia melihat masa depan anak-anaknya akan lebih baik ketika berada di negeri kincir angin itu. Pilihan itu bahkan telah ia tetapkan setahun sebelumnya tatkala Ponthon dikirim ke Belanda pada tahun 1956.

1957 adalah tahun awal mereka menata kehidupan dengan mendiami sebuah asrama di Breda, Belanda, sementara karir bermusik tetap mereka lanjutkan dengan tetap memakai nama The Timor Rhytm Brothers . Kecuali mereka, ada juga nama-nama band lain yaitu Band Electric Johnny & his Skyrockets , The Crazy Strangers, The Crazy Rockers dan The Black Dynamites(Los Indonesios). Tak berselang lama The Timor Rhytm Brothers berganti nama menjadi “The Four Tielman Brothers” atau dipanggilThe 4T, hanya ada 4 personel karena di negeri Belanda ini Jane sudah tak bergabung lagi. Hotel De Schuur di Breda – Belanda menjadi tempat yang sangat berjasa bagi mereka lantaran selain sebagai tempat pertamakalinya manggung dengan membawakan versi berbeda lagu ‘ bye bye Love’ nya The Everly Brothers, dari tempat itu jugalah mereka mulai dikenal dan mulai memperoleh job untuk manggung di tempat lain. Maraknya job yang datang pada akhirnya membuat setahun kemudian mereka mampu menetap di sebuah rumah yang sedikit nyaman yaitu di Hedel (Gelderland).

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});