Tiang Bekas Monorel Dipakai untuk Proyek LRT

Tiang Bekas Monorel Dipakai untuk Proyek LRT

Rabu, 17 Agt 2016 | 19:40 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Proyek kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Cawang-Dukuh Atas 10,5 km, saat ini juga tengah dibangun. Bersamaan dengan dua koridor lain dalam tahap pertama proyek LRT Jakarta Bogor Depok Bekasi (JABODEBEK). Koridor ini akan membentang dari Cawang hingga Dukuh Atas melewati sisi Jalan MT Haryono dan Rasuna Said.

"Dari Cawang, lintasan LRT akan dibangun di sisi sebelah kiri kalau dari arah Cawang menuju Grogol," kata Kepala Divisi Konstruksi Departen LRT PT Adhi Karya, Imanuddin Setia ditemui di lokasi proyek, Rabu (17/8/2016).

Ada sejumlah stasiun yang akan dibangun dari mulai Cawang, Cikoko, Pancoran hingga ke perempatan Kuningan. Seluruhnya mengambil lahan di sisi kiri Jalan MT Haryono.

Dari Perempatan Kuningan, lintasan LRT akan berbelok masuk ke ruas jalan Rasuna Said. Pada bagian ini, tiang bekas proyek monorel yang sempat berdiri akan dimanfaatkan kembali.

"Kita pakai tiang bekas monorel. Masih aman, memang perlu treatment khusus. Tapi masih aman," tutur dia.

Di sepanjang Jalan Rasuna Said akan dibangun tiga stasiun lagi yakni di Rasuna Said, Setiabudi, dan terakhir di Dukuh Atas. "Dukuh Atas itu nanti akan terhubung dengan intermoda, TransJakarta, MRT, dan lain-lain," pungkas dia.

Koridor LRT Cawang-Dukuh Atas sendiri merupakan bagian dari pekerjaan tahap pertama proyek LRT Jakarta Bogor Depok Bekasi (JABODEBEK) yang dikerjakan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Bersama koridor Cawang-Dukuh Atas 10,5 km, tengah dibangun juga Bekasi-Cawang 18,5 km dan Cibubur-Cawang 14,3 km.

Detik 

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...