Tiang Girder Tol Becakayu Rubuh, Bina Marga Hentikan Semua Proyek <em>Elevated</em>
ilustrasi

Tiang Girder Tol Becakayu Rubuh, Bina Marga Hentikan Semua Proyek <em>Elevated</em>

Selasa, 20 Feb 2018 | 11:56 | Rusmanto

WinNetNews.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta semua pengerjaan proyek tol layang yang sedang berlangsung saat ini dihentikan sementara. Langkah pemberlakuan moratorium tersebut diambil lantaran terjadinya rentetan kecelakaan konstruksi pada proyek jalan tol dalam kurun waktu setengah tahun terakhir.

"Tadi pagi kami sudah diskusi dengan pak Menteri (PUPR). Perintah pertama adalah moratorium semua pekerjaan yang elevated (melayang), itu akan kita hentikan semuanya," ujar Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto di Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Moratorium sendiri belum diketahui sampai kapan. Namun dalam masa moratorium itu, para pelaksana proyek akan diminta untuk melapor mengenai metode pengerjaan proyek. Dari situ, baru akan dievaluasi untuk mengambil langkah selanjutnya.

"Sampai masing-masing kontraktor pelaksana dan pemilik pekerjaan mengajukan lagi metode kerjanya dan pengawasan prosedur bahas metode kerja dilakukan dengan betul," ujar Arie.

Arie sendiri belum bisa menjelaskan detail mengenai penyebab jatuhnya bekisting pierhead, bagian tiang di proyek tol Becakayu ini.

"Kita tunggu ya karena semuanya harus kita kumpulkan tapi secepatnya kita akan berikan rilis yang lebih bagus lagi lebih detail dan kemudian langkah-langkah perbaikan supaya hal ini tidak terjadi lagi," kata Arie. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...