Tidak Nyaman Sakit Perut di Pagi Hari, Ini 4 Penyebabnya

Tidak Nyaman Sakit Perut di Pagi Hari, Ini 4 Penyebabnya ilustrasi

WinNetNews.com - Siapa yang sering sakit perut di pagi hari? Rasanya tidak nyaman ya, mulai dari perut yang terasa perih, perut kembung, sampai melilit kadang jadi keluhan yang muncul ketika seseorang memulai harinya. Pokoknya bikin bad mood banget deh!

Karena itu, kamu harus cari tahu dulu nih akar permasalahannya biar enggak mengalami sakit perut lagi di pagi hari. Tentunya harus ke dokter untuk diagnosis lebih tepatnya, namun tak ada salahnya untuk mengetahui beberapa kemungkinan penyebabnya. Dikutip dari situs detikHealth yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Jakarta, Selasa (11/9/2018), ini dia empat di antaranya.

1. Masalah pencernaan          

Masalah pencernaan adalah istilah untuk menyebut sekumpulan sindrom yang mengindikasikan gangguan di saluran cerna. Gejala yang muncul antara lain sensasi kenyang dan tidak nyaman di perut selama atau setelah makan, rasa panas atau sakit di bagian atas perut, kembung, rasa asam di mulut, rasa terbakar pada perut, dan juga sakit perut.

Gangguan pencernaan sering merupakan tanda masalah mendasar, semisal gastroesophageal reflux disease (GERD), sakit mag, atau penyakit penyakit kantung empedu.

Oh iya, stres juga bisa memperparah kondisi tersebut sehingga membuat tanda-tanda yang muncul bisa jadi lebih parah lagi.

2. Intoleransi laktosa

Seperti dikutip dari Kidshealth, intoleran pada laktosa memiliki gejala mual, sakit di antara dada dan perut, kram perut, kembung, dan juga diare setelah 30 menit sampai dua jam setelah mengonsumsi sesuatu yang mengandung laktosa yang umumnya ada pada susu serta produk susu lainnya semisal keju, yogurt, atau butter.

Untuk mendiagnosis dengan pasti kondisi ini biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk berhenti mengonsumsi segala macam produk susu selama 2 minggu dan melihat apakah ada perkembangan pada gejala yang dialaminya atau tidak. Jika masih meragukan maka dokter akan melakukan tes napas hidrogen.

3. Sembelit

Menurut National Institute of Health, kurang dari 3 kali buang air besar (BAB) dalam seminggu atau nyeri saat BAB berarti kamu sedang alami sembelit. Tahu enggak sih, sembelit sudah jadi masalah umum yang dialami sekitar 42 juta orang di seluruh dunia.

Dilansir Medicine Net, sembelit atau konstipasi memiliki tanda lain selain susah buang air besar yakni ketidaknyamanan perut bagian bawah, rasa ingin buang air meski sudah melakukannya, kotoran yang berukuran kecil dan keras, pendarahan rektal karena tinja yang keras, hingga distres fisiologi atau obsesi dengan buang air besar.

4. Perut bergas

Timbunan gas berlebih di dalam perut bikin tidak nyaman dan perut nyeri. Tapi pahami dulu kalau ada banyak penyebab tumpukan gas di perut. Salah satu di antaranya karena faktor makanan seperti sayuran (kol, kubis, brokoli, kembang kol dan kacang polong), makanan yang mengandung serat tinggi, minuman berkarbonasi, makanan yang mengandung sorbitol serta fruktosa.

Seperti dikutip dari MSN, makanan ini menyebabkan gas berlebih karena tidak dipecah hingga makanan tersebut mencapai usus besar dan dicerna oleh bakteri. Proses ini menimbulkan lebih banyak gas dibandingkan proses pencernaan yang terjadi di usus kecil.

Periksakan ke dokter jika sudah mengalami masalah ini berkepanjangan untuk penanganan dan deteksi lebih lanjut untuk mengetahui akar permasalahannya.