Tidak Terima Ponselnya Disita, Remaja ini Todong Guru Pakai Arit

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Tidak Terima Ponselnya Disita, Remaja ini Todong Guru Pakai Arit Sumber: Spirit News

Winnetnews.com - Media sosial tengah diributkan dengan video yang menampilkan seorang remaja mendatangi sekolah sambil membawa senjata tajam. Kejadian tersebut terjadi SMP N 5 Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul.

Dalam video berdurasi 1 menit 14 detik tersebut memperlihatkan seorang remaja berbaju merah yang tampak menanti kehadiran seseorang. Remaja tersebut menenteng sebuah senjata tajam mirip arit. Tidak berapa lama kemudian, tampak sosok yang memegang kamera mengeluarkan ponsel dan menyodorkannya kepada si remaja.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Ngawen, AKP Kasiwon, kejadian tersebut terjadi karena si remaja tidak terima bahwa ponselnya disita oleh sang guru.

“Intinya dia pada saat itu tertangkap bermain ponsel saat pelajaran berlangsung. Guru yang mengajar lantas menyita ponsel miliknya. Dia tidak terima jika ponselnya disita, langsung pulang ke rumah untuk mengambil arit,” kata Kasiwon, dilansir dari Detik.com, Rabu (11/09).

Aksi yang dilakukan si remaja menurut Kasiwon merupakan emosi sesaat. “Ya namanya juga remaja, emosinya kan masih labil. Apalagi selama ini dia hanya tinggal bersama, saudaranya, karena bapak ibunya pergi merantau,” jelas Kasiwon.

Kasiwon membeberkan jika kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan. Namun pihak kepolisian tetap akan memanggil kepala sekolah SMP N 5 Ngawen untuk dimintai keterangan.

Perekam video tersebut dikonfimasi merupakan guru sekolah. Namun belum bisa dipastikan apakah si perekam merupakan guru yang menyita ponsel remaja tersebut.

Apa Reaksi Kamu?