Tidur Terlalu Lama Ternyata Berbahaya, Ini Penjelasannya
ilustrasi

Tidur Terlalu Lama Ternyata Berbahaya, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 Jun 2021 | 11:00 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Anda mungkin termasuk satu dari sekian banyak orang yang begitu menikmati waktu tidur. Berbaring di atas tempat tidur yang nyaman sepanjang hari sungguh nikmat, daripada melakukan aktivitas lain yang melelahkan. Namun, melakukan hal ini justru dapat berbahaya. Apa saja bahaya tidur terlalu lama? Simak penjelasan berikut ini.

Beragam bahaya tidur terlalu lama

Secara umum, tidur adalah cara terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh agar kembali sehat dan bugar. Namun, bukan berarti Anda boleh tidur seharian tanpa melakukan aktivitas yang lain. Sama halnya dengan kurang tidur, tidur berlebihan juga tak baik untuk kesehatan. Oleh sebab itu, hal yang terbaik adalah tidur cukup sesuai porsi.

Tidur terlalu lama bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan, di antaranya:

1. Mengalami sakit kepala

Pernahkah Anda tidur lebih dari 12 jam lamanya? Hal tersebut bisa menyebabkan otak seolah berembun dan timbul sakit kepala. Ya, kondisi ini bisa menjadi salah satu bahaya yang mungkin Anda alami jika tidur terlalu lama.

Pada saat Anda tidur, tubuh Anda tidak mendapatkan cairan hingga 12 jam lebih. Itu sebabnya, Anda bisa saja mengalami dehidrasi selama tidur dan bangun dalam kondisi kepala terasa sakit akibat kekurangan cairan.

2. Menyebabkan rasa sakit pada sekujur tubuh

Salah satu bahaya yang mungkin Anda alami saat tidur terlalu lama adalah sekujur tubuh yang terasa sakit. Kondisi ini bisa saja terjadi karena saat tidur Anda tidak melakukan banyak gerakan.

Namun, hal tersebut bisa juga terjadi jika Anda tidur pada kasur yang tidak nyaman. Bayangkan jika Anda harus tidur belasan jam pada kasur yang tidak empuk dan tidak dapat menopang tubuh dengan baik. Tentu nyeri tulang dan nyeri otot akan terasa di sekujur tubuh.

3. Meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung

Salah satu bahaya yang mungkin Anda alami saat tidur terlalu lama adalah meningkatnya risiko mengalami diabetes. Kondisi ini bisa terjadi baik saat Anda kurang tidur maupun terlalu lama tidur. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengatur siklus tidur Anda.

Ketika Anda terlalu lama tidur, itu artinya Anda menghabiskan banyak waktu untuk tidak aktif yang merupakan faktor risiko diabetes dan penyakit jantung. Hal ini secara tidak langsung meningkatkan risiko obesitas yang berkaitan dengan peningkatan kedua penyakit tersebut.

4. Meningkatkan risiko obesitas

Terlalu banyak tidur ternyata juga bisa menimbulkan bahaya terhadap berat badan Anda. Pasalnya, kebiasaan tak sehat ini juga berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan hingga obesitas. Secara logika, saat terlalu banyak tidur, tubuh menjadi jarang bergerak apalagi berolahraga.

Hal tersebut menyebabkan risiko mengalami obesitas semakin meningkat. Bahkan, meski masih rutin berolahraga, Anda masih tetap rentan mengalami kenaikan berat badan jika terlalu banyak tidur. Menurut para ahli, ada penyebab lain yang mungkin bisa memicu hal tersebut terjadi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...