Tiga Alasan Bagi Kamu yang Sering Mengalami Dejavu

Tiga Alasan Bagi Kamu yang Sering Mengalami Dejavu

Kamis, 11 Agt 2016 | 15:55 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Pernah mengalami dejavu? Mungkin sebagian dari kalian pernah mengalami hal ini. Déjà vu berasal dari bahasa Perancis yang artinya "sudah terlihat,". menurut sebuah jurnal Psychological Bulletin tahun 2003 ada sekitar dua dari tiga orang mengalami fenomena ini pada satu waktu atau yang lain. Meskipun cukup umum, "itu bukan subjek yang banyak dipelajari," kata Alice Medalia, PhD, seorang profesor psikologi medis di Columbia University Medical Center. Dan karena déjà vu adalah subjektif atau dengan kata lain adalah pengalaman, sulit untuk menginduksi dalam penelitian subyek untuk menguji teori di balik itu, dan itu sangat rumit.

Peneliti memiliki beberapa tebakan tentang orang - orang yang mengalami déjà vu:

1. Anda merasa sudah berada di suatu tempat yang sama sebelumnya

Beberapa peneliti percaya déjà vu dipicu ketika Anda memasuki lingkungan yang mirip dengan yang Anda alami di masa lalu. Misalnya, Anda bisa mengalaminya ketika Anda memauiki sebuah lobi hotel di mana semua peralatan mirip seperti ruang tamu rumah Anda.

Peneliti menguji teori bahwa dalam studi 2009 yang dipublikasikan dalam jurnal Psychonomic Bulletin & Review. Mereka menunjukkan gambar pada relawan yang tidak ada hubungannya dengan satu sama lain. Kemudian, para relawan yang berada dalam ruangan merasa déjà vu karena gambar yang disusun sangat mirip. Para peneliti menyimpulkan bahwa ada kemungkinan hubungan antara déjà vu dan perasaan "keakraban."

2. Anda sering bepergian

Orang-orang yang sering melakukan perjalanan lebih mungkin untuk mengalami déjà vu daripada mereka yang tinggal di rumah atau tidak ingat mimpi mereka. menurut ulasan 2003. Orang-orang ini memiliki wawasan lebih luas dan ternyata mereka memiliki imajinasi mereka sendiri ketika mereka melakukan perjalanan. Jadi kemungkinan besar berpikir sangat akrab dengan lingkungan lain.

3. Ada sesuatu dengan otak Anda

Beberapa orang yang memiliki epilepsi lobus temporal (sejenis epilepsi yang terjadi di bagian otak yang menangani memori jangka pendek). Pengalaman déjà vu terjadi ketika adanya kenangan dalam memori otak anda. Ditambah adanya jenis dalam penembakan neuron di otak, kata Dr Medalia.

Ini juga bisa menjadi hasil proses dari otak Anda yang memproses potongan informasi. Tapi untuk beberapa alasan, tidak dapat menyelaraskan dengan benar, katanya. Bahwa kurangnya "sinkron," antara berbicara. Mungkin , mungkin menyebabkan perasaan déjà vu .

Health

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...