Tiga Fakta Seputar Garuda Muda Jelang Babak Final Piala AFF U-22

Daniel
Daniel

Tiga Fakta Seputar Garuda Muda Jelang Babak Final Piala AFF U-22 Timnas U-22

Winnetnews.com - Timnas Indonesia U-22 akan menjalani pertandingan penting yakni babak final Piala AFF U-22 melawan Thailand. Laga yang diadakan di Stadion Olimpiade di Kamboja akan berlangsung pada pukul 18.30 sore ini. Berikut ini adalah tiga fakta mengenai kiprah Garuda Muda di ajang Piala AFF U-22.

1. Tim Paling Produktif

Untuk urusan mencetak gol, Timnas U-22 Indonesia memiliki catatan yang cukup gemilang. Untuk Grup B yang dihuni Kamboja, Malaysia, dan Maynamar, pasukan Indra Sjafri jadi pengumpul jumlah gol terbanyak dengan total 5.

Garuda Muda juga hanya kebobolan tiga gol saja, dengan demikian statistik gol timnas surplus 2 gol di babak penyisihan grup. Perolehan gol Garuda Muda mengungguli Kamboja (3 gol), Malaysia (3 gol), dan Myanmar (1 gol).

Jika dilihat secara keseluruhan dari Grup A dan B, perolehan gol Indonesia di babak penyishan grup hanya kalah dari juara Grup A, Vietnam yang mengoleksi total 6 gol. Dengan kata lain, Gian Zola dan kawan-kawan merupakan tim terproduktif kedua di babak penyisihan grup Piala AFF U-22.

2. Empat Pencetak Gol Berbeda

Sejauh ini Garuda Muda sudah mencatatkan statistik total enam gol, 5 dibukukan di babak penyisihan grup dan satu di babak semifinal melawan Vietnam. Gelontoran enam gol Indonesia tersebut merupakan sumbangsih dari empat pemain berbeda.

Keempat pemain tersebut yakni Marinus Wanewar, Witan Sulaeman, Rachmat Irianto, dan Luthfi Kamal. Marinus jadi pencetak gol terbanyak sejauh ini dengan raihan 3 gol, sementara tiga pemain lainnya baru membukukan satu gol.

3. Turnamen Debut untuk Indonesia

Meskipun turnamen ini sudah diselenggarakan sejak 2005, namun Indonesia sejatinya merupakan debutan pada turnamen kali ini. Pada Piala AFF U-22 di Thailand 2005, Indonesia tidak ikut serta. Kesempatan datang pada tahun 2011 karena Indonesia pada saat itu menjadi tuan rumah.

Namun sayangnya saat itu turnamen batal digelar. Kepastian turnamen pada tahun 2011 memang simpang siur. Awalnya Palembang direncanakan bakal jadi tuan rumah, namun pada akhirnya dipindah kembali ke Jakarta, sebelum akhirnya dibatalkan.

Turnamen Piala AFF U-22 absen selama delapan tahun, dan baru terlaksana pada tahun ini. Selain Indonesia, Vietnam juga jadi tim yang melakoni debutnya pada ajang ini. Sejauh ini Thailand merupakan satu-satunya tim yang sudah meraih gelar juara yakni pada 2005.

Apa Reaksi Kamu?